Detik-detik Ojol Melawan Begal Bersajam di Bekasi hingga Tewas Dibacok

Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial DTLP harus meregang nyawa usai menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kejadian tragis tersebut be

Jul 08, 2026 - 05:02
0 0
Detik-detik Ojol Melawan Begal Bersajam di Bekasi hingga Tewas Dibacok

Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial DTLP harus meregang nyawa usai menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kejadian tragis tersebut berlangsung pada dini hari ketika korban hendak pulang ke rumahnya. Dari hasil penyelidikan aparat Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, tiga orang pelaku berhasil diamankan, sementara satu rekan komplotan mereka masih dalam pengejaran petugas.

Ketiga tersangka yang telah ditangkap masing-masing berinisial MF (20), RTF (20), dan MRA (20). Berdasarkan laporan penyidik, para pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi kriminal tersebut, yakni sebagai eksekutor dan joki. Keempatnya diduga merupakan bagian dari komplotan begal yang sengaja mengincar kendaraan korban pada jam-jam sepi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, memaparkan detail peristiwa saat jumpa pers di Mapolres Bekasi Kota pada Kamis (2/7/2026). Menurutnya, pembegalan terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekira pukul 02.00 WIB. Lokasi tepatnya berada di Kampung Pabuaran, Gang Bitung, Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

"Korban adalah Saudara DTLP. Ini korban meninggal tidak jauh dari lokasi," ujar Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam keterangannya kepada Beritadua.com.

Kusumo menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika korban memarkirkan sepeda motornya di kediaman saudaranya. Setelah berpamitan, DTLP berniat pulang ke rumahnya. Namun sayangnya, tidak jauh dari kediamannya, korban kemudian dicegat oleh komplotan begal bersenjata tersebut. Diduga terjadi perlawanan dari korban yang berujung pada penggunaan senjata tajam oleh para pelaku hingga korban tewas mengenaskan.

Akibat luka bacok yang diderita, nyawa DTLP tidak tertolong. Jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi pencegatan. Atas peristiwa ini, polisi berhasil mengungkap jaringan komplotan tersebut dan menangkap tiga orang pelaku. Pihak kepolisian juga masih memburu satu pelaku lainnya yang masih buron untuk menuntaskan kasus ini secara tuntas.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan patroli di wilayah rawan kriminalitas, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi ojek online, untuk selalu waspada dan menghindari berkendara sendirian di lokasi sepi pada malam hingga dini hari guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User