Indonesia Resmi Miliki Laboratorium Uji Radioaktif Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Jakarta - Indonesia menorehkan sejarah baru dalam sektor pengawasan mutu kelautan. Tanah Air kini resmi memiliki laboratorium pengujian kontaminasi radioaktif untuk produk perikanan, yang menjadi y

Jul 08, 2026 - 06:25
0 0
Indonesia Resmi Miliki Laboratorium Uji Radioaktif Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Jakarta - Indonesia menorehkan sejarah baru dalam sektor pengawasan mutu kelautan. Tanah Air kini resmi memiliki laboratorium pengujian kontaminasi radioaktif untuk produk perikanan, yang menjadi yang pertama di kawasan Asia Tenggara. Keberadaan fasilitas canggih ini menempatkan Indonesia di garis depan dalam menjamin keamanan pangan hasil laut.

Laboratorium yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur, ini dikelola di bawah Balai Uji Standar Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BUSPM) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP, Ishartini, mengonfirmasi kesiapan operasional laboratorium tersebut.

Standar Global dan Akreditasi Bergengsi

Menurut laporan yang diterima media kami, laboratorium ini tidak hanya dibangun dengan teknologi modern, tetapi juga telah memenuhi sejumlah standar internasional paling ketat. Ishartini menjelaskan bahwa fasilitas tersebut telah berhasil memperoleh akreditasi ISO 17025, sebuah standar global untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Selain itu juga mendapatkan persetujuan BAPETEN selaku Nuclear Supervision Authority, serta memperoleh approval US FDA untuk melakukan uji beberapa parameter radioaktif termasuk Cs-137.

Pernyataan tersebut menegaskan kapabilitas ganda yang dimiliki laboratorium ini. Persetujuan dari BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) sebagai otoritas pengawas nuklir nasional menjadi fondasi keamanan operasional, sementara pengakuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) membuka pintu bagi ekspor produk perikanan Tanah Air ke pasar global.

Deteksi Cemaran Radioaktif untuk Jaminan Mutu

Fokus utama laboratorium ini adalah kemampuan mendeteksi parameter radioaktif, khususnya Cesium-137 (Cs-137). Zat radioaktif ini merupakan salah satu kontaminan yang sangat diperhatikan dalam rantai pasok pangan global karena dampaknya terhadap kesehatan manusia. Keberadaan alat uji yang mampu mendeteksi kandungan zat tersebut secara presisi merupakan lompatan besar bagi sistem jaminan mutu nasional.

Ishartini menekankan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam melindungi konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk perikanan Indonesia di pasar internasional. Dengan adanya lab ini, pengusaha perikanan tidak perlu lagi mengirim sampel ke laboratorium luar negeri yang memakan biaya dan waktu, karena pengujian kini dapat dilakukan sepenuhnya di dalam negeri.

Sebagai negara kepulauan dengan potensi sumber daya laut yang melimpah, validasi keamanan produk dari kontaminasi nuklir menjadi krusial. Keberadaan laboratorium uji radioaktif pertama di Asia Tenggara ini diharapkan menjadi pilar utama dalam memperkuat ekosistem industri perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User