Purbaya: Dulu Pajak & Bea Cukai Susah Kerja Sama, Sekarang Sudah Dibereskan

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini tengah membenahi budaya kerja birokrasi, terutama dalam hal sinergi antar direktorat jendera

Jul 08, 2026 - 06:22
0 0
Purbaya: Dulu Pajak & Bea Cukai Susah Kerja Sama, Sekarang Sudah Dibereskan

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini tengah membenahi budaya kerja birokrasi, terutama dalam hal sinergi antar direktorat jenderal. Upaya ini menjadi sorotan karena selama bertahun-tahun koordinasi lintas unit di lingkungan Kemenkeu dinilai sangat lemah, bahkan cenderung berjalan sendiri-sendiri.

Dalam keterangannya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/6/2026) kemarin, Purbaya secara terbuka mengakui bahwa praktik terkotak-kotak atau silo sempat menjadi kebiasaan yang mengakar. Unit-unit kerja saling menutup diri sehingga kerja sama internal nyaris terhambat, sebuah ironi bagi kementerian yang mengelola keuangan negara.

"Misalnya, dulu pajak dan bea cukai itu susah banget kerja samanya. Sekarang sudah bisa dibereskan. Jadi, kita dorong itu supaya kerja samanya bagus," ujar Purbaya seperti dilansir media kami, Beritadua.com.

Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai merupakan dua unit vital penerimaan negara. Keduanya memiliki data dan kewenangan yang sebenarnya saling melengkapi, mulai dari data wajib pajak, profil importir, hingga rekam jejak kepatuhan. Namun di masa lalu, ego sektoral membuat pertukaran informasi terhambat. Akibatnya, pengawasan wajib pajak yang juga berstatus importir kerap tidak terintegrasi, sehingga potensi penerimaan negara banyak yang lolos.

Purbaya menegaskan, pihaknya telah menuntaskan persoalan tersebut melalui sejumlah langkah konkret, mulai dari penyelarasan sistem informasi, pembentukan tim gabungan, hingga penataan ulang prosedur koordinasi. Ia memastikan bahwa budaya kerja terkotak-kotak itu sudah mulai mencair dan digantikan dengan semangat sinergi antarlini.

Menurut Menteri Keuangan, transformasi internal ini akan berdampak langsung pada kecepatan dan ketepatan pelaksanaan kebijakan fiskal. "Kinerja internal Kemenkeu akan lebih cepat dan bersinergi ke depannya," tegas Purbaya dalam laporan yang diterima Beritadua.com. Ia juga menyebut bahwa upaya ini bagian dari arahan untuk memperkuat institusi Kemenkeu agar lebih solid dan responsif terhadap dinamika perekonomian.

Pengamat birokrasi menilai, mengurai kebiasaan bekerja dalam silo memang bukan pekerjaan mudah. Diperlukan waktu, keteladanan pimpinan, dan perubahan sistem insentif agar kolaborasi lintas direktorat tidak sekadar jargon. Langkah Purbaya yang secara spesifik menyebut contoh pajak dan bea cukai diyakini sebagai sinyal kuat bahwa pemimpin tertinggi Kemenkeu tidak lagi memberi ruang pada ego sektoral. Publik kini menanti hasil nyata dari sinergi yang dijanjikan, terutama dalam wujud optimalisasi penerimaan negara dan peningkatan kualitas layanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Editor Ekonomi. Editor analisis pasar dan bisnis.

Comments (0)

User