Viral Pengendara Waswas Tabrakan di Jl Akses UI karena Tak Ada Markah

Kota Depok — Sebuah rekaman yang memperlihatkan kekhawatiran pengguna jalan saat melintasi Jalan Akses UI (Universitas Indonesia) menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video tersebut

Jul 08, 2026 - 04:22
0 0
Viral Pengendara Waswas Tabrakan di Jl Akses UI karena Tak Ada Markah

Kota Depok — Sebuah rekaman yang memperlihatkan kekhawatiran pengguna jalan saat melintasi Jalan Akses UI (Universitas Indonesia) menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pengendara mengaku dihantui rasa takut mengalami insiden tabrakan akibat hilangnya marka pembatas jalur di ruas jalan utama penghubung Depok dan Jakarta itu.

Berdasarkan rekaman amatir yang beredar luas, situasi lalu lintas di Jalan Akses UI terpantau semrawut, terutama pada jam-jam sibuk. Kendaraan roda empat maupun roda dua yang melaju dari arah Depok menuju Universitas Indonesia dan Jakarta tampak menggunakan hampir seluruh badan jalan, termasuk lajur paling kanan, tanpa panduan marka yang jelas. Fenomena ini memaksa kendaraan dari arah berlawanan, khususnya perekam video yang tengah melaju dari UI menuju kawasan Kelapa Dua, untuk bermanuver secara mendadak demi menghindari adu banteng.

Pantauan di lapangan menunjukkan absennya marka jalan membuat pengendara kehilangan acuan batas lajur yang aman.

Dalam rekaman itu, beberapa kali terlihat nyaris terjadi senggolan fatal antara mobil perekam dengan kendaraan yang diduga menerobos batas imajiner jalur. Tidak adanya garis putus-putus maupun garis lurus sebagai pemisah arus lalu lintas dua arah dinilai menjadi biang keladi meningkatnya potensi kecelakaan di titik tersebut. Para pengguna jalan yang setiap hari melintasi rute ini mengeluhkan bahwa kondisi aspal yang hanya mengandalkan insting pengemudi ini sangat membahayakan, terutama saat hujan turun dan pandangan terbatas.

Keberadaan markah jalan yang seharusnya berfungsi sebagai rambu senyap dan pengingat disiplin berkendara kini lenyap, diduga tergerus oleh volume kendaraan berat yang tinggi serta minimnya perawatan infrastruktur. Warga dan komuter yang kerap menggunakan akses vital ini mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok untuk segera melakukan pengecatan ulang sebelum korban jiwa berjatuhan. Video yang memicu kecemasan publik ini pun ramai dikomentari, dengan mayoritas warganet meminta aparat berwenang untuk tidak menunggu tragedi terjadi terlebih dahulu untuk bertindak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User