Simpan Sabu Dalam Perut Lewat Anus, Kurir Jaringan Riau-NTB Ditangkap di Soetta
Bareskrim Polri kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala lintas pulau. Dua kurir yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba Riau-Nusa Tenggara Barat (NTB) be
Bareskrim Polri kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala lintas pulau. Dua kurir yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba Riau-Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil diamankan petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penangkapan dilakukan di Terminal Kedatangan 2E setelah tim menyimpulkan adanya indikasi penyelundupan dengan modus yang cukup ekstrem.
Menurut laporan, para kurir tersebut menyembunyikan paket narkoba di dalam tubuhnya dengan cara memasukkan kapsul berisi sabu melalui anus. Metode body packing ini dilakukan untuk menghindari deteksi petugas keamanan bandara dan pemeriksaan barang bawaan. Namun, tim yang dipimpin oleh Kombes Handik berhasil mengungkap aksi kejahatan tersebut sebelum barang haram itu beredar lebih luas di masyarakat.
"Tim yang dipimpin Kombes Handik berhasil mengamankan dua tersangka di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soetta. Modusnya cukup ekstrem, yakni memasukkan kapsul berisi sabu ke dalam tubuh melalui anus," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk utama, termasuk bandara, guna mengantisipasi berbagai modus penyelundupan narkoba yang semakin beragam. Penangkapan ini menjadi bukti komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang kerap memanfaatkan jalur transportasi udara untuk memindahkan barang dari satu daerah ke daerah lain.
Atas perbuatannya, kedua kurir tersebut kini menghadapi jerat hukum berat terkait tindak pidana narkotika. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi para calon kurir bahwa aparat kepolisian telah dilengkapi dengan kemampuan intelijen dan pemeriksaan khusus untuk mendeteksi penyelundupan dengan metode body packing maupun modus lainnya.
Beritadua.com menyampaikan, upaya pemberantasan narkoba memang harus dilakukan secara konsisten di seluruh wilayah Indonesia, mengingat jaringan peredaran narkoba telah menjangkau berbagai daerah dengan modus operandi yang terus berkembang. Dukungan masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan sangat diperlukan untuk memperkuat pertahanan terhadap masuknya narkoba ke dalam negeri.
Comments (0)