Realisasi KUR Sentuh Rp 143 T, Paling Banyak Diterima Usaha Mikro
Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melaporkan perkembangan terkini penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Berdasarkan data yang dirilis pada Rabu (24/6), total realisasi KUR secara nasi
Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melaporkan perkembangan terkini penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Berdasarkan data yang dirilis pada Rabu (24/6), total realisasi KUR secara nasional telah menembus angka Rp 143,27 triliun.
Capaian tersebut menunjukkan progres yang cukup solid, karena telah merealisasikan 49,3% dari total target penyaluran yang dipatok sepanjang tahun 2026, yaitu sebesar Rp 279 triliun. Artinya, dalam waktu kurang dari setengah tahun, hampir separuh dari target tahunan berhasil didistribusikan ke para pelaku usaha.
Segmen Usaha Mikro Mendominasi
Berdasarkan data yang dihimpun media kami, rincian penyaluran menunjukkan bahwa segmen usaha mikro menjadi penerima manfaat terbesar. Total KUR yang telah mengalir ke sektor ini mencapai Rp 103,75 triliun, yang dinikmati oleh 2,08 juta entitas debitur.
Dominasi ini menegaskan peran penting pembiayaan tersebut sebagai tulang punggung permodalan para pelaku usaha berskala paling kecil. Sementara itu, untuk kategori usaha kecil, realisasi penyaluran tercatat sebesar Rp 39,34 triliun yang diberikan kepada 159.804 entitas debitur. Angka ini menunjukkan bahwa segmen usaha kecil juga menyerap porsi signifikan dari total pembiayaan.
Meski nominalnya tidak sebesar dua kategori sebelumnya, penyaluran kepada segmen usaha khusus dan super mikro juga tetap berjalan. Untuk penyaluran pada usaha khusus, realisasinya mencapai Rp 35,68 miliar dengan melibatkan 85 entitas debitur. Adapun untuk usaha super mikro, dana yang telah tersalurkan sebesar Rp 136,47 miliar yang menjangkau 15.061 entitas debitur. Secara keseluruhan, data ini memperlihatkan bahwa sasaran program masih terfokus pada pondasi ekonomi paling dasar, yakni usaha mikro dan kecil.
Comments (0)