Penertiban Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok Sebabkan Kemacetan Panjang

DEPOK – Suasana lalu lintas di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Kota Depok, mendadak tersendat pada Kamis pagi (25/6/2026). Kemacetan panjang tak terhindarkan menyusul dilangsungkannya operasi penert

Jul 06, 2026 - 13:49
0 0
Penertiban Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok Sebabkan Kemacetan Panjang

DEPOK – Suasana lalu lintas di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Kota Depok, mendadak tersendat pada Kamis pagi (25/6/2026). Kemacetan panjang tak terhindarkan menyusul dilangsungkannya operasi penertiban besar-besaran terhadap bangunan liar (bangli) yang berdiri di bahu jalan protokol tersebut. Kegiatan penggusuran ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok yang dibantu oleh aparat keamanan dari unsur TNI dan Kepolisian.

Warga Sibuk Selamatkan Barang Berharga

Berdasarkan laporan langsung dari lokasi yang dihimpun Beritadua.com, terlihat puluhan petugas berseragam melakukan pembongkaran terhadap lapak dan bangunan semi-permanen yang selama ini berjejer di tepi Jalan Juanda. Suara palu, linggis, dan alat berat bercampur dengan percakapan warga yang tampak panik menyelamatkan sisa-sisa barang berharga milik mereka. Beberapa penghuni terlihat bergotong-royong memindahkan perabotan, material bangunan, serta barang dagangan dari dalam bangunan yang akan diratakan dengan tanah.

Operasi yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar bangunan-bangunan yang dinilai melanggar garis sempadan bangunan (GSB) serta tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). Keberadaan bangunan-bangunan tersebut selama ini dianggap mengganggu estetika kota serta mempersempit ruang milik jalan (Rumija), sehingga kerap memicu titik kemacetan baru dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. “Penertiban ini merupakan langkah penegakan peraturan daerah terkait ketertiban umum,” ujar salah satu petugas di lapangan yang enggan disebutkan namanya.

Imbas Lalu Lintas dan Pengamanan Ketat

Proses pembongkaran ini memakan sebagian badan jalan, sehingga kendaraan dari arah Margonda menuju Pasar Kemiri Muka hanya dapat melaju dalam satu lajur. Kemacetan parah mengular hingga radius satu kilometer dari titik penertiban. Untuk menghindari konflik horizontal saat eksekusi berlangsung, pengamanan super ketat diterapkan. Sejumlah personel berseragam loreng dan polisi berpakaian dinas tampak berjaga di berbagai sudut, memastikan tidak ada aksi penolakan yang dapat membahayakan jalannya operasi.

Meskipun suasana sedikit tegang, sejauh ini situasi di lapangan masih relatif terkendali. Beberapa pemilik bangunan menerima surat peringatan yang telah dilayangkan sebelumnya, meski tak sedikit yang mengaku keberatan karena mata pencaharian mereka ikut tergusur. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus melakukan pembersihan puing-puing dan sterilisasi area di sepanjang jalur utama penghubung Kota Depok tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User