Neraca Perdagangan Jabar Surplus USD 11,31 Miliar hingga Mei 2026

Kinerja perdagangan internasional Jawa Barat terus mencatatkan hasil menggembirakan. Berdasarkan data yang dihimpun media kami dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, neraca perdagangan

Jul 07, 2026 - 22:53
0 0
Neraca Perdagangan Jabar Surplus USD 11,31 Miliar hingga Mei 2026

Kinerja perdagangan internasional Jawa Barat terus mencatatkan hasil menggembirakan. Berdasarkan data yang dihimpun media kami dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, neraca perdagangan wilayah tersebut membukukan surplus sebesar USD 11,31 miliar sepanjang Januari hingga Mei 2026. Capaian ini menegaskan bahwa nilai ekspor Jawa Barat jauh melampaui angka impornya, sekaligus menunjukkan daya saing produk-produk lokal di kancah global tetap kokoh meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi dunia.

Kontribusi Ekspor Nonmigas dan Penurunan Migas

Dari total ekspor yang mencapai USD 15,97 miliar atau naik 3,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sektor nonmigas menjadi motor utama pertumbuhan. Ekspor nonmigas tercatat sebesar USD 15,87 miliar, mengalami kenaikan 3,85 persen secara tahunan. Sayangnya, ekspor komoditas migas justru terkoreksi cukup dalam, yakni turun 14,78 persen menjadi hanya USD 100,27 juta. Kondisi ini memperlihatkan bahwa perekonomian Jawa Barat kian bertumpu pada hasil industri pengolahan dan manufaktur yang bernilai tambah tinggi.

Mesin dan Peralatan Mekanis Menjadi Bintang

Di antara sepuluh besar komoditas ekspor nonmigas, golongan mesin dan peralatan mekanis tampil sebagai penyumbang peningkatan paling signifikan. Nilai ekspor kelompok produk ini melonjak sebesar USD 296,93 juta atau setara dengan 25,27 persen. Laju pertumbuhan tersebut mencerminkan permintaan global yang kuat terhadap barang-barang modal produksi, serta keberhasilan industri logam dan permesinan di Jawa Barat dalam menembus pasar ekspor.

Pernyataan Resmi BPS Jawa Barat

“Dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari–Mei 2026, komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah golongan mesin dan peralatan mekanis sebesar USD 296,93 juta atau 25,27 persen,” ujar Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati dalam keterangan tertulis yang diterima Beritadua.com, Selasa (7/7/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa diversifikasi produk ekspor Jawa Barat mulai membuahkan hasil. Tidak hanya bertumpu pada tekstil atau alas kaki, ekspor kini didorong oleh barang-barang yang memiliki kandungan teknologi dan rekayasa lebih tinggi. Tren ini diharapkan terus berlanjut agar surplus neraca perdagangan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada semester kedua 2026.

Kinerja Bulanan Mei 2026

Secara bulanan, nilai ekspor Jawa Barat pada Mei 2026 juga mencatatkan capaian positif. Total ekspor bulan itu menyentuh angka USD 3,40 miliar, atau naik 2,10 persen jika dibandingkan dengan Mei 2025. Rinciannya, ekspor nonmigas tumbuh 2,21 persen menjadi USD 3,37 miliar. Dengan ritme pertumbuhan yang stabil, Jawa Barat tampak berada di jalur yang tepat untuk melampaui target surplus perdagangan tahunan. Laporan Beritadua.com akan terus memantau dinamika data perdagangan ini seiring dengan dirilisnya statistik bulan-bulan berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User