Mobil di Jakbar Terbakar, Dipicu Bakar Sampah Lalu Ditinggal
Jakarta - Sebuah mobil jenis sedan hangus dilalap api di wilayah Jakarta Barat pada Minggu (5/7/2026). Berdasarkan laporan yang diterima media kami, insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh akti
Jakarta - Sebuah mobil jenis sedan hangus dilalap api di wilayah Jakarta Barat pada Minggu (5/7/2026). Berdasarkan laporan yang diterima media kami, insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja oleh pelaku, sehingga kobaran api merambat dan menyambar kendaraan yang terparkir di dekatnya.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa objek yang menjadi korban keganasan si jago merah adalah satu unit kendaraan roda empat berjenis sedan.
"Objek terbakar satu unit mobil sedan," ujar Achmad Saiful Kahfi dalam keterangan resminya.
Laporan mengenai musibah ini pertama kali masuk ke sistem kedaruratan Jakarta Siaga 112 pada pukul 12.39 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan menuju lokasi kejadian yang berada di Jalan Bazoka VI, wilayah Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
Dugaan sementara mengarah pada kelalaian dalam penanganan sampah. Api yang semula hanya berukuran kecil dari tumpukan sampah yang dibakar, perlahan membesar karena ditinggal tanpa pengawasan. Kondisi cuaca dan material mudah terbakar di sekitar lokasi diduga turut mempercepat proses penjalaran api ke bodi mobil sedan yang malang tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Petugas Gulkarmat Jakarta Barat berhasil mengendalikan situasi dan melakukan pendinginan di area sekitar untuk mencegah munculnya titik api baru. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan aktivitas pembakaran dalam kondisi tanpa pengamanan guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.
Comments (0)