Bos Bank BUMN Dipanggil Prabowo ke Istana, Petinggi Himbara Serentak Merapat

Jakarta - Sejumlah petinggi bank pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Kamis sore (18/6/2026). Kehadiran para komisa

Jul 08, 2026 - 06:19
0 0
Bos Bank BUMN Dipanggil Prabowo ke Istana, Petinggi Himbara Serentak Merapat

Jakarta - Sejumlah petinggi bank pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Kamis sore (18/6/2026). Kehadiran para komisaris dan direksi ini dalam rangka memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan media kami, para petinggi bank BUMN itu sudah mulai berdatangan ke kompleks Istana Kepresidenan sejak pukul 14.00 WIB. Mereka tampak memasuki area istana secara bergantian dengan mengenakan pakaian formal.

Beberapa pejabat tinggi bank BUMN yang terlihat hadir di antaranya adalah Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Hery Gunardi. Selain itu, tampak juga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Nixon Napitupulu, yang ikut merapat ke istana.

Tidak ketinggalan, jajaran direksi dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI juga turut hadir, diwakili oleh Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar. Kehadiran para petinggi Himbara ini menunjukkan adanya agenda penting yang akan dibahas bersama kepala negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak istana maupun perwakilan bank terkait substansi pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Sementara itu, di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan tengah menyelesaikan regulasi terkait kebijakan baru di sektor transportasi daring. Masyarakat dan para pengemudi ojek online masih menanti kepastian mengenai penerapan aturan potongan aplikator sebesar 8 persen yang rencananya akan diberlakukan dalam waktu dekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User