Ledakan Bom Guncang Damaskus di Sekitar Hotel Tempat Emmanuel Macron Dijadwalkan Bermalam
Damaskus diguncang ledakan bom yang terjadi di kawasan pusat kota, tepatnya di sekitar hotel mewah yang menurut agenda akan menjadi tempat peristirahatan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Insiden pad
Damaskus diguncang ledakan bom yang terjadi di kawasan pusat kota, tepatnya di sekitar hotel mewah yang menurut agenda akan menjadi tempat peristirahatan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Insiden pada Kamis sore waktu setempat itu mengakibatkan kepulan asap hitam tebal membubung ke udara dan memicu kepanikan di kalangan warga serta aparat keamanan. Tim darurat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan awal.
Menurut saksi mata di sekitar Jalan Al-Jalaa, suara ledakan terdengar sangat keras dan disusul getaran yang merusak kaca-kaca gedung di radius beberapa ratus meter. Pecahan kaca berserakan di jalan utama, sementara serpihan beton dari bangunan terdampak menghalangi akses di beberapa titik. Ambulans dan mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos terdekat berdatangan hanya dalam hitungan menit setelah peristiwa itu terjadi.
"Kami mendengar bunyi menggelegar seperti guntur, lalu jendela kantor kami pecah. Semua orang langsung berhamburan keluar," ujar seorang pegawai di gedung perkantoran yang berjarak sekitar 200 meter dari pusat ledakan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami di lapangan, hotel yang menjadi sasaran dekat ledakan merupakan akomodasi diplomatik kelas atas yang kerap digunakan oleh kepala negara dan delegasi asing selama kunjungan ke Suriah. Rencana menginap Macron di hotel tersebut telah dikoordinasikan jauh-jauh hari melalui jalur protokoler kenegaraan Prancis dan Suriah.
Tim pengamanan kepresidenan Prancis yang telah tiba lebih awal di Damaskus untuk sterilisasi lokasi segera menaikkan status siaga ke level tertinggi. Mereka berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat untuk memperluas perimeter pengamanan dan memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Sementara itu, tim penjinak bom dari kepolisian Suriah diterjunkan untuk mengidentifikasi jenis dan kekuatan bahan peledak yang digunakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa atau luka-luka. Sejumlah sumber medis menyebutkan beberapa orang dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat luka ringan yang diakibatkan oleh pecahan kaca dan syok. Pemerintah Suriah melalui Kementerian Dalam Negeri menyatakan sedang melakukan penyelidikan intensif dan mengerahkan seluruh unit intelijen untuk melacak pihak yang bertanggung jawab.
Kunjungan Emmanuel Macron ke Damaskus sendiri merupakan bagian dari rangkaian lawatan ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah yang dijadwalkan pekan ini. Meski insiden ledakan terjadi beberapa jam sebelum jadwal kedatangan sang presiden, pihak kedutaan Prancis di Damaskus belum mengeluarkan pernyataan apakah agenda tersebut akan ditunda atau tetap berjalan dengan pengamanan ganda. Beritadua.com akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di Damaskus dan menyampaikan informasi terbaru secepatnya.
Comments (0)