Tegang! Pesawat Airbus Tabrakan dengan Drone di Bandara New York
New York - Sebuah insiden menegangkan terjadi di wilayah udara Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York, Amerika Serikat, pada Senin (29/6) pagi waktu setempat. Sebuah pesawat penumpang
New York - Sebuah insiden menegangkan terjadi di wilayah udara Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York, Amerika Serikat, pada Senin (29/6) pagi waktu setempat. Sebuah pesawat penumpang jenis Airbus A321 yang dioperasikan oleh maskapai JetBlue dilaporkan bertabrakan dengan sebuah drone saat sedang dalam fase pendekatan untuk melakukan pendaratan.
Berdasarkan laporan yang dirangkum media kami, Selasa (30/6/2026), pilot pesawat tersebut menyampaikan laporan darurat mengenai tabrakan itu sekitar pukul 07.15 waktu setempat. Pada saat kejadian, pesawat tercatat sedang berada di ketinggian sekitar 3.000 kaki atau setara dengan 914 meter di atas permukaan tanah. Ketinggian ini masih tergolong sebagai zona kritis dalam prosedur pendaratan di mana pesawat seharusnya berada dalam jalur yang steril dari objek asing.
Informasi detail mengenai insiden ini terekam melalui laporan komunikasi pilot yang dipantau secara langsung oleh aplikasi pemantau lalu lintas udara, ATC.com. Dalam penggalan laporan yang dirilis, terdengar bagaimana pilot berusaha mengonfirmasi adanya kontak fisik dengan benda asing tak berawak tersebut kepada petugas menara pengawas.
"Kami baru saja menabrak sebuah drone. Drone itu mengenai bagian depan pesawat," demikian petikan laporan yang disampaikan oleh pilot pesawat JetBlue tersebut seperti termuat dalam rilis data ATC.com.
Meskipun terjadi kontak fisik, pilot berhasil mempertahankan kendali penuh atas pesawat dan melanjutkan prosedur pendaratan dengan aman. Hingga berita ini diturunkan, pihak maskapai JetBlue maupun otoritas Bandara JFK belum merilis pernyataan resmi terkait kondisi fisik pesawat maupun potensi kerusakan yang ditimbulkan akibat tabrakan tersebut.
Insiden ini kembali memicu perdebatan sengit mengenai regulasi penerbangan drone di sekitar zona bandara. Federal Aviation Administration (FAA) selama ini telah menetapkan zona larangan terbang (no-fly zone) bagi drone dalam radius tertentu dari bandara, namun nyatanya pelanggaran masih kerap terjadi. Tabrakan antara pesawat komersial dan drone bukan hanya mengancam keselamatan penerbangan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada mesin atau struktur pesawat yang dapat berujung pada konsekuensi fatal.
Pihak berwenang di New York hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk melacak operator drone yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai penangkapan atau identifikasi pemilik drone nakal yang menerbangkan perangkatnya hingga ke jalur pendekatan pesawat komersial.
Comments (0)