Salam Perpisahan Fabio Quartararo untuk Yamaha Setelah Delapan Tahun Bersama

Kemitraan panjang antara Fabio Quartararo dan Yamaha akhirnya mencapai titik akhir. Pebalap berjuluk El Diablo itu menyampaikan salam perpisahan setelah delapan musim membela pabrikan asal Jepang ter

Jul 08, 2026 - 08:57
0 0
Salam Perpisahan Fabio Quartararo untuk Yamaha Setelah Delapan Tahun Bersama

Kemitraan panjang antara Fabio Quartararo dan Yamaha akhirnya mencapai titik akhir. Pebalap berjuluk El Diablo itu menyampaikan salam perpisahan setelah delapan musim membela pabrikan asal Jepang tersebut di ajang MotoGP.

Keputusan mengejutkan ini diumumkan secara resmi pada Selasa (30/6). Tidak hanya Quartararo, rekan setimnya Alex Rins juga dipastikan akan meninggalkan tim pada akhir musim MotoGP 2026. Kedua pebalap dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan tim baru, meski detail kontrak belum diungkapkan secara resmi.

Quartararo sendiri telah menjadi ikon Yamaha sejak bergabung pada tahun 2019. Selama periode tersebut, ia menorehkan prestasi gemilang termasuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2021—sebuah pencapaian yang mengakhiri puasa gelar Yamaha sejak era Jorge Lorenzo. Namun musim-musim terakhir menunjukkan inkonsistensi performa motor YZR-M1 yang membuat sang pebalap Prancis kesulitan bersaing di papan atas.

"Delapan tahun adalah waktu yang panjang. Saya telah memberikan segalanya untuk tim ini dan kami telah melalui banyak momen luar biasa bersama. Terima kasih untuk semua kenangan, dukungan, dan cinta dari seluruh keluarga Yamaha," tulis Quartararo melalui akun media sosial pribadinya.

Kepergian dua pebalap utama secara bersamaan tentu menjadi pukulan berat bagi Yamaha. Pabrikan berlogo garpu tala itu kini harus mencari pengganti sepadan untuk mengisi kursi kosong mulai musim 2027. Beberapa nama seperti Marco Bezzecchi dan Fermin Aldeguer dikabarkan masuk dalam radar perburuan tim.

Sementara itu, Alex Rins yang baru bergabung pada musim 2024 juga memilih untuk melanjutkan karir di tempat lain. Pebalap asal Spanyol itu sebelumnya dikontrak untuk membantu pengembangan motor sekaligus menjadi tandem Quartararo, namun hasil yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud.

Para penggemar MotoGP menyambut kabar ini dengan beragam reaksi. Banyak yang menyayangkan karena duet Quartararo-Yamaha telah menjadi salah satu kombinasi paling ikonik dalam sejarah balap grand prix modern. Namun tidak sedikit pula yang memahami bahwa perubahan diperlukan bagi karir pebalap berusia 26 tahun tersebut. Beritadua.com akan terus mengikuti perkembangan bursa transfer pebalap MotoGP untuk musim 2027 mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User