Ribut-ribut Saat Pesta Pernikahan di Kotawaringin Timur, 1 Orang Tewas Ditikam
Kotawaringin Timur – Sebuah pesta pernikahan di Jalan Yulianus Nenson, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, berubah menjadi tragedi berdarah pada Sabtu malam (27/6/2026). Keributan
Kotawaringin Timur – Sebuah pesta pernikahan di Jalan Yulianus Nenson, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, berubah menjadi tragedi berdarah pada Sabtu malam (27/6/2026). Keributan yang terjadi di tengah acara hiburan organ tunggal berujung penusukan yang menewaskan seorang pemuda berinisial ID (18) dan melukai berat satu orang lainnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas tersebut bermula saat acara hiburan organ tunggal yang menjadi bagian dari resepsi pernikahan. Suasana yang semula meriah tiba-tiba ricuh akibat perselisihan yang melibatkan sejumlah pengunjung. Keributan yang sempat terjadi di lokasi hiburan tak kunjung mereda dan justru berlanjut di luar area pesta, hingga akhirnya terjadi aksi penusukan pada Minggu dini hari.
"Saat itu terjadi perkelahian di pesta pernikahan di Jalan Yulianus Nenson. Akibatnya dua korban mengalami luka tusuk. Korban ID (18) meninggal dunia di Puskesmas Kuala Kuayan akibat luka tusuk di leher kiri, sedangkan JT (23) mengalami luka berat dan berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis,"
demikian disampaikan Kasi Humas Polres Kotawaringin Timur, AKP Edy Wiyoko, dalam keterangannya yang diterima media kami, Jumat (3/7/2026).
Kondisi Korban dan Penanganan
ID yang mengalami luka tusuk serius di bagian leher kiri dilarikan ke Puskesmas Kuala Kuayan, namun nyawanya tak tertolong. Sementara itu, JT (23) yang juga menderita luka berat berhasil diselamatkan berkat penanganan medis yang cepat. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif pasti dan pelaku penusukan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang dipicu keributan di hajatan yang melibatkan hiburan organ tunggal di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi dan segera melapor kepada pihak berwajib apabila terjadi gesekan di tengah keramaian.
Comments (0)