PSI Apresiasi Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Polri Sentuh 82,4%: Bukti Pelayanan Semakin Optimal
Jakarta – Apresiasi tinggi mengalir dari kalangan partai politik menyusul hasil survei terbaru yang menempatkan tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada
Jakarta – Apresiasi tinggi mengalir dari kalangan partai politik menyusul hasil survei terbaru yang menempatkan tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada angka 82,4%. Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, secara terbuka memuji pencapaian tersebut dan menilai bahwa institusi penegak hukum itu kini tengah berada di jalur yang tepat dalam mereformasi pelayanannya.
Peningkatan kepercayaan ini terekam dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga survei nasional. Lonjakan angka persepsi positif tersebut menunjukkan adanya tren penguatan citra korps baju cokelat di mata warga dalam beberapa bulan terakhir.
Terima Kasih untuk Kapolri dan Seluruh Jajaran
Ahmad Ali menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh anggota Polri. Dalam keterangannya kepada awak media pada Minggu (28/6/2026), ia menekankan bahwa angka 82,4% merupakan kabar yang menggembirakan dan menjadi tolok ukur keberhasilan pembenahan internal.
"Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian. Hari ini kami menerima laporan yang menunjukkan bahwa persepsi publik terhadap kepolisian mengalami kenaikan yang cukup baik dan signifikan," ujar Ali.
Pernyataan tersebut sekaligus merujuk pada dinamika penilaian masyarakat yang dihimpun pasca-Oktober 2025. Data historis dari laporan lembaga survei menunjukkan adanya tren pemulihan kepercayaan yang konsisten, mengonfirmasi bahwa kinerja Polri semakin membaik.
Kritik Publik Jadi Modal Perbaikan
Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Mad Ali itu menyoroti kemampuan institusi Polri dalam menyerap aspirasi dan keluhan warga. Menurutnya, keberhasilan mencapai skor kepercayaan tinggi tidak terlepas dari sikap rendah hati institusi yang mau mendengar dan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi kinerja. Ia menilai bahwa Kapolri sebagai pucuk pimpinan sangat memahami bahwa masukan publik adalah elemen vital untuk memecahkan masalah dan menyempurnakan pelayanan.
"Kami melihat bahwa segala kritikan yang selama ini disampaikan oleh masyarakat mampu diterjemahkan dengan baik oleh Polri sebagai sebuah langkah perbaikan ke depan. Hal inilah yang perlu kita apresiasi bersama, karena tanpa keterbukaan dan kemauan untuk berbenah, hasil sebaik ini tentu tidak akan tercapai," tambahnya dalam laporan yang diterima media kami.
Peningkatan kepercayaan publik ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas keamanan nasional. Kepercayaan yang tinggi membuka ruang kolaborasi yang lebih erat antara warga dan polisi dalam menjaga ketertiban serta menuntaskan berbagai persoalan hukum di tengah masyarakat.
Comments (0)