Pramono Targetkan Pasar Tanah Abang Jadi Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara, Offline dan Online Akan Berdampingan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan kawasan Pasar Tanah Abang. Ia menargetkan pusat perdagangan tekstil legendaris itu tidak hanya pulih, tetapi

Jul 06, 2026 - 13:21
0 0
Pramono Targetkan Pasar Tanah Abang Jadi Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara, Offline dan Online Akan Berdampingan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan kawasan Pasar Tanah Abang. Ia menargetkan pusat perdagangan tekstil legendaris itu tidak hanya pulih, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat grosir terbesar di kawasan Asia Tenggara. Pernyataan ini menandai langkah serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam merevitalisasi sektor perdagangan ritel dan grosir ibu kota di tengah persaingan digital yang semakin ketat.

Sinergi Dagang Offline dan Online

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Pramono menekankan bahwa penataan ekosistem perdagangan menjadi kunci utama. Ia tidak ingin pusat grosir tradisional seperti Tanah Abang tergerus oleh pesatnya pertumbuhan perdagangan elektronik atau e-commerce. Sebaliknya, Pemprov DKI merancang strategi agar para pedagang bisa memanfaatkan kedua platform penjualan secara harmonis. Konsep ini akan memadukan transaksi konvensional di lapak fisik dengan sistem penjualan melalui jaringan daring. Pernyataan tersebut disampaikan Pramono di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/6/2026).

"Saya ingin Tanah Abang itu menjadi pusat grosir terbesar di Asia Tenggara dan hidup kembali," tegas Pramono dalam keterangannya yang dikutip media kami.

Menyiasati Disrupsi Perdagangan Digital

Menjamurnya platform belanja daring kerap menjadi tantangan bagi pusat-pusat grosir konvensional. Namun, Pemprov DKI justru melihat momentum ini sebagai peluang integrasi. Dengan menjembatani transaksi offline dan online, pedagang di Tanah Abang diharapkan tidak hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung, tetapi juga mampu melayani pasar yang lebih luas melalui logistik digital. Langkah ini dinilai strategis untuk membuat Tanah Abang kembali kompetitif, mengingat posisinya yang dahulu merupakan rujukan utama bagi pembeli dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Revitalisasi Fisik dan Digital

Meski detail teknis penataan masih dalam tahap perumusan, Pramono mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan tidak hanya bersifat digital, tetapi juga mencakup penataan fisik pasar agar lebih tertata dan nyaman. Dengan menggabungkan kenyamanan berbelanja langsung dan kemudahan akses online, kawasan Tanah Abang diproyeksikan menjadi model baru pusat grosir modern di Asia Tenggara. Pemerintah provinsi optimistis bahwa dengan dukungan penataan ini, gairah ekonomi di pusat grosir tekstil tersebut akan kembali membara, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai episentrum bisnis regional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User