Pramono Mau Sulap Pasar Baru Bak 'Myeongdong', Siapkan Akses Transportasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana besar untuk mengubah wajah kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kawasan yang telah lama menjadi pusat perbelanjaan legendaris itu akan disulap m
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana besar untuk mengubah wajah kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kawasan yang telah lama menjadi pusat perbelanjaan legendaris itu akan disulap menjadi destinasi wisata belanja dan kuliner kelas dunia, menyerupai suasana Myeongdong yang ada di Korea Selatan. Rencana ambisius ini menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya menghidupkan kembali daya tarik pusat kota Jakarta yang sempat meredup akibat pandemi dan pergeseran perilaku konsumen.
Salah satu konsep utama yang disiapkan oleh pemerintah provinsi adalah menghadirkan deretan restoran menarik serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan ramah bagi pejalan kaki. Pemerintah juga berencana melakukan penataan ulang ruang publik, pedestrianisasi sebagian jalan, serta penambahan taman atau area bersantai. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya sekadar berbelanja, tetapi juga dapat menikmati pengalaman kuliner autentik dan bersantai di area publik yang lebih hijau, terbuka, dan Instagramable.
Akses Transportasi Jadi Kunci Utama
Pengembangan Pasar Baru direncanakan akan berjalan seiring dengan tersambungnya jaringan Mass Rapid Transit (MRT) hingga ke kawasan Kota Tua. Pramono menegaskan bahwa kemudahan akses transportasi publik yang terintegrasi akan menjadi kunci penting dalam menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut agar dapat bersaing di kancah internasional.
"Maka banyak TOD (Transit Oriented Development) yang akan berkembang. Salah satunya adalah Pasar Baru. Bahkan saya membayangkan Pasar Baru itu akan menjadi seperti Myeongdong,"
Demikian pernyataan Pramono Anung di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/6/2026), seperti dilaporkan media kami.
Kehadiran konsep TOD di sekitar stasiun MRT diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Konsep ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.
Dengan visi tersebut, Pasar Baru diharapkan tidak lagi sekadar pusat perbelanjaan tradisional, melainkan bertransformasi menjadi ikon wisata urban modern yang mampu bersaing dengan destinasi belanja internasional lainnya di kawasan Asia. Pembangunan infrastruktur penunjang, penataan ruang kota, dan pengelolaan yang berkelanjutan juga akan terus dikebut guna mewujudkan mimpi besar tersebut dalam waktu dekat.
Comments (0)