Pertamax Tetap! Ini Daftar BBM Pertamina yang Turun Harga

Jakarta, Beritadua.com – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Juli 2026. Berbeda dengan b

Jul 08, 2026 - 00:27
0 0
Pertamax Tetap! Ini Daftar BBM Pertamina yang Turun Harga

Jakarta, Beritadua.com – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Juli 2026. Berbeda dengan bulan sebelumnya, kali ini Pertamax (RON 92) dipastikan tidak mengalami perubahan harga, sementara tiga varian lain justru tercatat turun. Kebijakan ini diberlakukan serentak di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia, termasuk di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sumatera dan Kalimantan.

Penurunan harga terjadi pada Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53). Sementara Pertamax tetap berada di level harga sebelumnya yang telah berlaku sejak awal Juni 2026. Langkah ini diambil setelah evaluasi rutin terhadap pergerakan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah, serta mempertimbangkan daya beli masyarakat dan kondisi perekonomian nasional. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa mekanisme evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan setiap dua pekan dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah.

"Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam keterangan tertulis Rabu (1/7/2026).

Rincian Penurunan Harga

Berdasarkan pantauan Beritadua.com di sejumlah stasiun pengisian BBM di Jakarta, harga Pertamax Turbo turun sebesar Rp350 per liter: dari Rp14.800 menjadi Rp14.450 untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Dexlite mengalami penurunan sebesar Rp250 per liter, bergeser dari Rp14.100 menjadi Rp13.850. Adapun Pertamina Dex turun Rp200 per liter, dari posisi sebelumnya Rp14.500 menjadi Rp14.300. Sementara Pertamax tetap di angka Rp12.950 per liter, tidak berubah dari bulan lalu.

Untuk wilayah dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang berbeda, harga dapat sedikit bervariasi, namun tren penurunan tetap konsisten di seluruh regional. Di Bali dan Nusa Tenggara, misalnya, Dexlite kini bertengger di Rp13.900 dan Pertamina Dex di Rp14.350. Di Sumatera, Pertamax Turbo terpantau di level Rp14.500, turun Rp300 dari periode sebelumnya. Harga ini berlaku efektif mulai pukul 10.00 WIB hari ini, Rabu 1 Juli 2026, dan akan dievaluasi kembali pada pertengahan Juli sesuai mekanisme yang ada.

Kebijakan ini memberi ruang napas bagi sektor logistik dan transportasi yang banyak menggunakan solar berkualitas tinggi. Harga Dexlite dan Pertamina Dex yang lebih terjangkau diharapkan dapat menekan biaya operasional, terutama setelah libur panjang Idul Adha yang meningkatkan konsumsi BBM di jalur darat dan laut. Di sisi lain, stabilitas harga Pertamax menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara daya beli konsumen roda empat dan keberlanjutan fiskal energi. Dengan penyesuaian ini, Pertamina menegaskan tetap berpegang pada prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menetapkan harga, tanpa mengabaikan dampaknya terhadap masyarakat dan dunia usaha.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User