Pembangunan Sekolah Rakyat Didorong Tepat Waktu dengan Kualitas Terjaga

Komitmen pembangunan Sekolah Rakyat terus diperkuat agar seluruh proyek dapat tuntas sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Tidak hanya kecepatan, aspek mutu konstruksi, keselamatan peserta didik

Jul 08, 2026 - 00:53
0 0
Pembangunan Sekolah Rakyat Didorong Tepat Waktu dengan Kualitas Terjaga

Komitmen pembangunan Sekolah Rakyat terus diperkuat agar seluruh proyek dapat tuntas sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Tidak hanya kecepatan, aspek mutu konstruksi, keselamatan peserta didik, dan keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Hal ini ditegaskan oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko, selepas melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi.

Dalam peninjauan tersebut, Sudjatmiko menyoroti sejumlah poin krusial, mulai dari capaian progres di lapangan, risiko penyimpangan anggaran, hingga kualitas fasilitas yang akan digunakan oleh para siswa di kemudian hari. Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang wajib dibangun dengan perencanaan matang. Tujuannya sederhana namun mendasar: menghadirkan sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Kami terus mendorong agar tidak ada deviasi biaya yang berlebihan. Dana negara harus dimanfaatkan seefisien mungkin, namun tetap menjaga mutu bangunan dan keamanan pengguna. Sekolah Rakyat harus tahan gempa, ramah anak, dan memiliki ventilasi serta pencahayaan yang optimal."

Progres Fisik dan Pengawasan Anggaran

Berdasarkan data yang dihimpun media kami di lapangan, proyek Kompleks Sekolah Rakyat di Bekasi kini memasuki tahap penyelesaian struktur utama. Sudjatmiko menyebut pengawasan berlapis menjadi kunci agar progres tetap berjalan sesuai jadwal. "Ini program strategis nasional yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah. Kami tidak mau hanya sekadar selesai secara fisik, tetapi juga harus selesai dalam hal kualitas," ujarnya saat diwawancarai Beritadua.com, Kamis (13/3/2025).

Laporan sementara dari tim pengawas independen yang dikutip Beritadua.com menunjukkan bahwa hingga minggu kedua Maret, capaian fisik telah mencapai 72 persen. Meski demikian, muncul catatan terhadap penyesuaian desain atap yang berpotensi membengkakkan biaya. Sudjatmiko mendesak agar revisi tersebut dikaji ulang tanpa memberatkan anggaran negara. Ia juga meminta konsultan pengawas dan kontraktor untuk mengedepankan transparansi agar setiap perubahan dapat terukur dan tidak menimbulkan pemborosan.

Fokus Keselamatan dan Keberlanjutan Lingkungan

Tak hanya tenggat waktu, aspek keselamatan anak dan keberlanjutan lingkungan menjadi pilar utama pembangunan Sekolah Rakyat. Sudjatmiko meminta agar seluruh material yang digunakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Ia menyoroti pentingnya penggunaan cat rendah emisi, instalasi listrik yang tersertifikasi, serta ketersediaan jalur evakuasi yang layak. "Kita bicara tentang anak-anak yang akan menimba ilmu di sini. Mereka berhak atas lingkungan yang aman dan sehat," tegasnya.

Kompleks Sekolah Rakyat di Bekasi direncanakan memiliki 18 ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, dan asrama bagi peserta didik yang berasal dari wilayah jauh. Program ini merupakan bagian dari percepatan pengentasan kemiskinan melalui pendidikan, sejalan dengan arahan pemerintah yang menargetkan 200 unit sekolah serupa berdiri di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Dengan pengawasan ketat dari DPR serta keterlibatan aktif masyarakat, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi model replikasi cepat bagi daerah-daerah lain. "Kami akan terus memantau dari sisi anggaran, konstruksi, dan pemanfaatannya. Jangan sampai setelah diresmikan, fasilitasnya tidak aman atau justru tidak terpakai akibat cacat desain," pungkas Sudjatmiko.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User