RI Gandeng Uni Emirat Arab Genjot Perdagangan-Investasi

Jakarta - Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral dengan Uni Emirat Arab (UEA) dengan fokus utama pada peningkatan kerja sama di sektor perdagangan, investasi, ketahanan pangan, dan

Jul 08, 2026 - 00:52
0 0
RI Gandeng Uni Emirat Arab Genjot Perdagangan-Investasi

Jakarta - Pemerintah Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral dengan Uni Emirat Arab (UEA) dengan fokus utama pada peningkatan kerja sama di sektor perdagangan, investasi, ketahanan pangan, dan pengembangan infrastruktur. Sinergi ini diwujudkan melalui berbagai forum bilateral sebagai bagian dari strategi bersama mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan laporan yang diterima media kami, komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam sebuah pertemuan penting antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (10/6), Dubes Al Dhaheri turut didampingi oleh Chief Strategy Officer Louis Dreyfus Company (LDC), Thomas Couteaudier. Kehadiran eksekutif dari perusahaan global agribisnis tersebut menjadi sinyal kuat mengenai ketertarikan sektor swasta internasional untuk berpartisipasi dalam agenda transformasi ekonomi Indonesia.

Komitmen Investasi Berkelanjutan

Menko Airlangga menyatakan bahwa Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya bagi komitmen UEA dan para pelaku usaha global untuk memperluas jejak kerja sama ekonominya. Ia menekankan bahwa pemerintah secara aktif mendorong peningkatan investasi yang berorientasi pada hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan, dan optimalisasi rantai pasok nasional.

Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku usaha global seperti Louis Dreyfus Company untuk memperluas kerja sama ekonomi di Indonesia. Kami mendorong peningkatan investasi yang mendukung hilirisasi, ketahanan pangan dan penguatan rantai pasok nasional,

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan ekonomi Indonesia yang tidak hanya berfokus pada peningkatan volume perdagangan, melainkan juga pada kualitas investasi yang mampu menciptakan nilai tambah. Dalam kerangka ini, kemitraan dengan LDC dinilai strategis mengingat rekam jejak perusahaan tersebut dalam rantai pasok pangan global, mulai dari pengadaan, pengolahan, hingga distribusi komoditas pertanian.

Fokus Strategis: Pangan dan Infrastruktur

Hubungan Indonesia dan UEA dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Kedekatan kedua negara tidak hanya tercermin dalam angka perdagangan, tetapi juga dalam proyek-proyek investasi strategis. Salah satu fokus utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kolaborasi di sektor ketahanan pangan, area yang menjadi perhatian bersama pasca pandemi dan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Selain itu, pengembangan infrastruktur juga menjadi pilar penting dalam kemitraan ini. Laporan media kami mencatat bahwa UEA melalui berbagai entitas investasinya telah menunjukkan minat besar untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur kritis di tanah air. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia untuk menjadi pusat manufaktur dan logistik di kawasan Asia Tenggara. Dengan menggandeng mitra seperti UEA, Indonesia berharap dapat mengakselerasi proyek-proyek strategis yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda yang luas, termasuk penyerapan tenaga kerja dan transfer teknologi, yang pada akhirnya memperkokoh fondasi ekonomi Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User