KemenPU Tunda Pembangunan Asrama, Alihkan Dana ke Gedung Edukasi di IPTC

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) resmi menunda rencana pembangunan asrama baru di Indonesia Paralympic Training Center (IPTC) dan mengalihkan anggaran ke fasilitas yang dianggap lebih

Jul 08, 2026 - 00:52
0 0
KemenPU Tunda Pembangunan Asrama, Alihkan Dana ke Gedung Edukasi di IPTC

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) resmi menunda rencana pembangunan asrama baru di Indonesia Paralympic Training Center (IPTC) dan mengalihkan anggaran ke fasilitas yang dianggap lebih mendesak. Keputusan ini disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada awal pekan ini. Menurutnya, alokasi dana yang semula disiapkan untuk asrama akan difokuskan untuk membangun Gedung Edukasi serta melanjutkan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) tahap kedua.

Penyesuaian ini dilakukan karena asrama yang ada saat ini masih memiliki banyak kamar kosong, sehingga penambahan unit baru dipandang belum menjadi prioritas. Sementara itu, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia justru sangat membutuhkan ruang pendidikan yang representatif bagi para atlet paralimpik yang berlatih di pusat tersebut.

“Asrama yang sekarang pun masih agak lowong. Daripada kita bangun sesuatu yang mubazir, kebetulan pada saat yang sama NPC meminta kita untuk membuat Gedung Edukasi. Jadi, status asrama kita tunda, kita alihkan menjadi Gedung Edukasi. Nanti kalau asrama sudah mulai penuh, baru kita bangunkan,”

tegas Dody dalam keterangan yang diterima media kami, Senin (15/6/2026).

Sebagian anggaran dialokasikan juga untuk pembangunan GOR tahap kedua, yang dirancang melengkapi sarana latihan berbagai cabang olahraga seperti atletik, renang, dan bulu tangkis kursi roda. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program pelatihan nasional menuju ajang internasional.

Gedung Edukasi Jadi Prioritas Baru

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Gedung Edukasi akan dilengkapi ruang kelas modern, perpustakaan digital, laboratorium komputer, hingga area pelatihan keterampilan vokasional. NPC Indonesia menyambut baik keputusan itu karena pendidikan para atlet sering kali belum mendapat perhatian optimal di tengah persiapan kompetisi.

“Dengan adanya gedung ini, atlet bisa terus belajar dan memperoleh sertifikasi, sehingga ketika selesai bertanding mereka sudah punya bekal untuk masa depan,” ujar salah satu perwakilan NPC saat dikonfirmasi tim Beritadua.com.

Sementara itu, KemenPU tetap akan memantau tingkat hunian asrama yang ada. Apabila kapasitas sudah penuh, pembangunan asrama baru akan segera dikembalikan ke dalam daftar prioritas. Saat ini fokus utama adalah mencetak sumber daya manusia unggul melalui edukasi dan pemantapan infrastruktur latihan di IPTC.

Keberadaan IPTC sebagai pusat pelatihan nasional atlet paralimpik berada dalam pengawasan KemenPU untuk menjamin aksesibilitas dan standar mutu fasilitas. Dengan peralihan rencana ini, diharapkan IPTC mampu menjadi pusat pembinaan holistik yang memadukan prestasi olahraga dan pengembangan pribadi atlet difabel Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User