Pedaw Tukang Tipu, Modal Merayu Malah Tukar Motor Jadi Sabu

Jakarta — Seorang pria berinisial RR menjadi korban aksi kriminal terencana setelah terjebak dalam modus kencan yang berakhir tragis. Bukannya mendapat kekasih, ia justru kehilangan sepeda motor da

Jul 08, 2026 - 05:38
0 0
Pedaw Tukang Tipu, Modal Merayu Malah Tukar Motor Jadi Sabu

Jakarta — Seorang pria berinisial RR menjadi korban aksi kriminal terencana setelah terjebak dalam modus kencan yang berakhir tragis. Bukannya mendapat kekasih, ia justru kehilangan sepeda motor dan sejumlah barang berharga lainnya. Nahas, benda miliknya itu diduga ditukar menjadi narkotika jenis sabu oleh para pelaku.

Peristiwa ini terbongkar setelah RR melapor ke aparat kepolisian pada Selasa (26/5) atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Dalam laporannya, ia menceritakan rentetan kejadian yang berawal dari perkenalannya dengan seorang perempuan berinisial GF pada 17 Mei 2026.

Berdasarkan penelusuran media kami, komunikasi antara korban dan pelaku wanita itu terjalin intens. GF dikenal ramah dan kerap merayu korban dengan pesan-pesan manis. Singkat cerita, pelaku mengajak korban untuk bertemu di kawasan kos-kosan yang berlokasi di Puri Garden, Kalideres, Jakarta Barat.

Tanpa curiga, RR mendatangi tempat yang dimaksud. Ia bahkan mengira akan menjalani malam yang romantis. Namun, kenyataan berkata lain. Begitu tiba di dalam kamar kos, sejumlah pria tak dikenal langsung menyergap dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.

“Saya diseret, dipukuli, lalu motor serta ponsel saya dibawa kabur. Mereka mengancam saya agar tidak lapor polisi,” ujar RR menirukan ancaman para pelaku dalam laporannya.

Selain motor, pelaku merampas dompet, kartu kredit, dan perhiasan yang dikenakan korban saat itu. Setelah berhasil melumpuhkan korban, para pelaku langsung melarikan diri dengan membawa barang-barang curian tersebut.

Yang lebih mengejutkan, hasil penyelidikan sementara aparat mengindikasikan bahwa barang milik korban khususnya sepeda motor, telah dialihfungsikan atau ditukar dengan narkoba jenis sabu. Polisi menduga jaringan penipuan ini bukanlah aksi pertama mereka, melainkan sudah menjadi sindikat terorganisir yang mengincar pria melalui aplikasi kencan.

“Modusnya sangat rapi. Pelaku perempuan bertugas merayu dan menjebak korban ke lokasi, sementara eksekutor pria sudah stanby untuk melakukan kekerasan dan perampasan. Hasil kejahatan langsung dikonversi menjadi barang haram,” jelas seorang penyidik yang menangani kasus ini kepada Beritadua.com.

Kini, aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat sedang memburu para pelaku yang identitasnya sudah mulai teridentifikasi. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para pria, untuk tidak mudah terlena dengan bujuk rayu kenalan baru di dunia maya.

Kasus RR menjadi pengingat pahit bahwa di balik profil manis di media sosial, bisa jadi tersembunyi pelaku kejahatan yang siap menggasak harta benda hingga membahayakan nyawa. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban berharap polisi segera menangkap komplotan “pedaw tukang tipu” itu sebelum memakan korban lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User