Naik Kapal Pengayoman, Menimipas dan Titiek Soeharto Tinjau Nusakambangan

Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa Titiek Soeharto, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pulau yang selama ini id

Jul 08, 2026 - 00:16
0 0
Naik Kapal Pengayoman, Menimipas dan Titiek Soeharto Tinjau Nusakambangan

Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa Titiek Soeharto, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pulau yang selama ini identik dengan lembaga pemasyarakatan super ketat itu kini tengah bertransformasi menjadi pusat pengembangan kemandirian warga binaan. Dalam agenda tersebut, Titiek didampingi langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, serta sejumlah pejabat tinggi kementerian terkait.

Berdasarkan laporan media kami di lapangan, rombongan bertolak dari Dermaga Wijayapura, Cilacap, pada Sabtu (20/6/2026) pukul 09.16 WIB dengan menggunakan Kapal Pengayoman. Kapal milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenimipas itu membawa para pemangku kepentingan, termasuk Dirjenpas Mashudi dan Direktur Jenderal Imigrasi (Dirjenim) Hendarsam Marantoko, menyeberangi perairan Segara Anakan. Perjalanan singkat tersebut berakhir di Dermaga Sodong, Nusakambangan, tepat pukul 09.29 WIB, hanya berselang 13 menit setelah keberangkatan.

Transformasi Nusakambangan Jadi Pulau Kemandirian

Kunjungan kerja Titiek Soeharto kali ini difokuskan untuk meninjau langsung perkembangan program transformasi Nusakambangan yang digagas pemerintah. Sejak era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pulau yang semula dipersepsikan angker dan tertutup itu dirombak wajahnya menjadi kawasan pengembangan keterampilan bagi narapidana. Program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mengubah sistem pemasyarakatan dari sekadar penahanan fisik menjadi wadah pembinaan yang produktif.

"Pulau yang dikenal seram ini, sejak era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berubah wajah menjadi pusat pengembangan keterampilan napi, mulai sektor ketahanan pangan hingga UMKM."

Melalui skema pulau kemandirian, ribuan warga binaan di sejumlah lapas di Nusakambangan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keahlian yang dapat mereka gunakan setelah bebas. Sektor ketahanan pangan menjadi salah satu andalan dengan mengoptimalkan lahan pertanian dan perikanan yang tersedia di pulau seluas sekitar 121 kilometer persegi itu. Selain itu, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga digiatkan, mencakup produksi kerajinan tangan, kuliner, hingga industri kreatif berbasis bahan lokal.

Pantauan media kami menunjukkan bahwa rombongan meninjau beberapa titik yang menjadi percontohan program ini, termasuk area pertanian terpadu yang dikelola oleh warga binaan. Kehadiran Menimipas Agus Andrianto bersama jajaran Ditjenpas dan Ditjenim mempertegas dukungan penuh kementerian terhadap keberlanjutan program. Kolaborasi lintas sektor antara DPR, kementerian, dan pemerintah daerah diharapkan dapat semakin mempercepat transformasi Nusakambangan menjadi pulau yang mandiri sekaligus berkontribusi pada perekonomian lokal dan ketahanan pangan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User