Dipandu Muzani, Adela Kanasya Ucap Sumpah Anggota MPR Gantikan Adies Kadir
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani memandu langsung pengucapan sumpah jabatan Adela Kanasya Adies sebagai anggota MPR pengganti antarwaktu (PAW) periode 2024–2029 dari Fraksi Par
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani memandu langsung pengucapan sumpah jabatan Adela Kanasya Adies sebagai anggota MPR pengganti antarwaktu (PAW) periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golkar. Pelantikan tersebut digelar di kompleks Gedung MPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (22/6/2026). Adela resmi menggantikan Adies Kadir yang telah ditetapkan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Prosesi sumpah jabatan berlangsung khidmat. Muzani meminta Adela mengikuti lafal sumpah sesuai keyakinan Islam yang dianutnya. Momen itu menjadi penanda sahnya pergantian kursi legislatif yang dilakukan melalui mekanisme PAW yang diatur dalam undang-undang.
"Sebelum memangku jabatan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat, Saudara wajib bersumpah menurut agama Islam. Apakah Saudara bersedia?" ujar Muzani membuka prosesi, yang langsung dijawab kesanggupan oleh Adela.
Adies Kadir yang sebelumnya menduduki kursi anggota MPR dari dapil Sumatera Barat itu harus meninggalkan jabatannya setelah dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan sebagai hakim konstitusi. Ia kemudian diambil sumpahnya oleh Ketua MK pada pekan sebelumnya, sehingga secara otomatis status keanggotaannya di MPR menjadi lowong. Partai Golkar kemudian menunjuk Adela Kanasya Adies, yang juga merupakan putri kandung dari Adies Kadir, sebagai penerus kursi fraksi di MPR.
Pergantian antarwaktu ini sekaligus menjaga kontinuitas aspirasi daerah pemilihan yang selama ini dipegang oleh Adies Kadir. Sumber di lingkungan Fraksi Golkar menyebutkan bahwa Adela telah menjalani seluruh tahap administrasi dan partai sebelum dilantik, termasuk diajukan secara resmi melalui surat keputusan partai kepada pimpinan MPR. Kehadiran Adela di Senayan juga disaksikan oleh sejumlah pimpinan MPR, anggota fraksi, serta keluarga terdekat yang turut mendampingi momen bersejarah tersebut.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menekankan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan ikatan moral dan konstitusional untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia berharap Adela dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugas keanggotaan MPR, termasuk dalam pembahasan perubahan undang-undang dasar dan penguatan wawasan kebangsaan yang menjadi fokus lembaga tersebut. Muzani juga mengingatkan bahwa anggota PAW memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan anggota definitif lainnya, termasuk mengikuti masa sidang dan menghadiri rapat-rapat alat kelengkapan.
Adela sendiri tidak memberikan keterangan panjang seusai pelantikan. Ia hanya menyatakan siap menjalankan amanah baru dan berkomitmen meneruskan perjuangan di Fraksi Golkar. "Saya akan bekerja sebaik mungkin," ujarnya singkat kepada awak media. Pelantikan ini menambah deretan perempuan yang duduk di kursi MPR, sejalan dengan target afirmasi keterwakilan perempuan di parlemen.
Dengan dikukuhkannya Adela, komposisi Fraksi Golkar di MPR kembali lengkap. Partai berlambang pohon beringin itu menegaskan bahwa proses pergantian berjalan sesuai mekanisme internal dan tidak mengganggu kinerja fraksi dalam menyambut masa sidang berikutnya. Media kami, Beritadua.com, akan terus memantau perkembangan kinerja anggota MPR terpilih ini dalam mengemban tugas kenegaraan.
Comments (0)