Provinsi Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah Penas Petani Nelayan XVIII 2029
Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVIII yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2029. Keputusan ini diambil melalui mekanisme p
Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVIII yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2029. Keputusan ini diambil melalui mekanisme pemungutan suara yang dilakukan oleh peserta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari berbagai daerah, dan hasilnya menunjukkan dominasi dukungan bagi Bumi Ruwa Jurai.
Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan transparan dalam forum tertinggi KTNA. Lampung berhasil meraih mayoritas mutlak dengan mengantongi 29 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yaitu Provinsi Sumatera Utara yang memperoleh 5 suara dan Provinsi Sulawesi Tengah yang mendapatkan 1 suara. Perolehan suara tersebut mencerminkan kepercayaan besar komunitas petani dan nelayan terhadap kapasitas serta kesiapan Lampung menjadi tuan rumah hajatan nasional para insan agraris itu. Penetapan secara resmi kemudian dikukuhkan dalam Rembug Utama KTNA yang merupakan bagian dari rangkaian Penas Petani Nelayan XVII. Acara pengukuhan digelar di Gedung Olahraga David Tony, Universitas Gorontalo, pada Jumat (19/6) lalu, disaksikan oleh perwakilan petani, nelayan, penyuluh, dan pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.
Penas Petani Nelayan merupakan agenda strategis sektor pertanian dan kelautan yang secara rutin diselenggarakan sebagai ajang pertemuan, pertukaran pengetahuan, serta pameran inovasi teknologi bagi para pelaku utama di bidang pangan. Selama berminggu-minggu, ribuan petani dan nelayan akan berkumpul di Lampung untuk mengikuti berbagai kegiatan seperti seminar, gelar teknologi, pameran produk unggulan, dan temu bisnis. Terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan pertanian dan perikanan di wilayah barat Indonesia, sekaligus memperkuat peran provinsi tersebut sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Pemerintah Provinsi Lampung beserta jajaran terkait menyatakan komitmennya untuk menyukseskan even empat tahunan itu dengan menyiapkan infrastruktur pendukung, akomodasi, serta rangkaian program yang inklusif bagi seluruh peserta dari Sabang sampai Merauke. Persiapan awal telah mulai dikoordinasikan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan di Tanah Air. Liputan ini disajikan oleh Beritadua.com.
Comments (0)