Kemenkop dan Kemenpar Dorong Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi

Beritadua.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat sinergi untuk meningkatkan potensi wisata daerah melalui integrasi dan transformasi Kelom

Jul 07, 2026 - 23:01
0 0
Kemenkop dan Kemenpar Dorong Transformasi Pokdarwis Jadi Koperasi

Beritadua.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat sinergi untuk meningkatkan potensi wisata daerah melalui integrasi dan transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha koperasi. Langkah strategis ini ditandai dengan peluncuran program "Integrasi dan Transformasi Pokdarwis Melalui Koperasi" yang digelar di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa transformasi Pokdarwis menjadi koperasi merupakan upaya untuk mendorong tata kelola usaha pariwisata yang lebih profesional. Selama ini, banyak kelompok sadar wisata yang mengelola usaha secara informal, sehingga sering kali menghadapi kendala dalam hal legalitas, akses permodalan, dan daya saing. Dengan berbadan hukum koperasi, pengelolaan diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur dan akuntabel.

"Transformasi ini bertujuan menjadikan pengelolaan usaha pariwisata yang sebelumnya dilakukan secara informal menjadi lebih terstruktur, akuntabel, dan memiliki daya saing melalui badan usaha koperasi," ujar Ferry Juliantono.

Program ini juga menjadi wujud sinergi lintas kementerian yang tidak hanya fokus pada aspek promosi, tetapi juga pada penguatan kelembagaan pelaku wisata di tingkat akar rumput. Kemenpar berperan dalam membina dan mengembangkan kapasitas Pokdarwis, sementara Kemenkop memberikan pendampingan legalitas, pelatihan manajemen koperasi, serta akses terhadap pembiayaan dan pasar.

Transformasi Menuju Tata Kelola Profesional

Pokdarwis yang selama ini menjadi ujung tombak pengembangan wisata berbasis komunitas, diharapkan dapat naik kelas menjadi koperasi yang modern dan adaptif. Dengan bentuk koperasi, anggota tidak hanya menjadi pengelola, tetapi juga pemilik usaha yang berhak atas Sisa Hasil Usaha (SHU) secara proporsional. Hal ini diyakini akan meningkatkan kesejahteraan dan partisipasi masyarakat dalam memajukan destinasi wisata setempat.

Sebagai tahap awal, program ini akan diimplementasikan di sejumlah daerah percontohan, termasuk Belitung yang memiliki potensi wisata bahari dan budaya yang kuat. Pengalaman menunjukkan bahwa koperasi wisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal apabila dikelola dengan baik, seperti yang telah terjadi di beberapa desa wisata di Yogyakarta dan Bali. Pemerintah berharap model serupa dapat direplikasi secara nasional.

Peluncuran program di Tanjung Kelayang juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan tokoh masyarakat. Ke depan, pendampingan intensif akan dilakukan untuk memastikan setiap Pokdarwis yang bertransformasi menjadi koperasi mampu memenuhi standar kelembagaan, keuangan, dan pelayanan prima kepada wisatawan.

Dengan inisiatif ini, Kemenkop dan Kemenpar menargetkan terciptanya ribuan koperasi pariwisata baru yang tangguh dan berkelanjutan, sejalan dengan visi menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia yang inklusif dan memberdayakan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User