Jalan Ambles di Pulo Gadung Tak Kunjung Diperbaiki, Lima Bulan Hanya Bisa Dilalui Motor
Kondisi jalan ambles di kawasan Jalan Cinta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, terus menjadi keluhan warga sekitar. Hingga kini, tepatnya sudah memasuki bulan kelima, kerusakan parah tersebut belum juga me
Kondisi jalan ambles di kawasan Jalan Cinta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, terus menjadi keluhan warga sekitar. Hingga kini, tepatnya sudah memasuki bulan kelima, kerusakan parah tersebut belum juga mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait. Akses jalan yang seharusnya bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan kini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, amblasnya badan jalan terjadi sejak akhir tahun lalu. Sejak saat itu, kondisi semakin memburuk terutama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Genangan air yang menutupi lubang seringkali membuat pengendara motor tidak menyadari bahaya yang mengintai, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di titik tersebut.
“Setiap hari was-was lewat sini, apalagi kalau malam. Penerangan minim, jalannya bolong. Pernah ada yang jatuh karena rodanya masuk lubang,” ujar salah seorang warga yang sehari-hari melintasi jalan tersebut.
Kerusakan infrastruktur ini memaksa warga untuk memutar arah mencari jalur alternatif. Bagi pengguna mobil, situasi ini sangat merugikan karena mereka sama sekali tidak bisa melintas. Otomatis, volume kendaraan di jalan-jalan kecil sekitar permukiman meningkat drastis, menimbulkan kemacetan baru di jam-jam sibuk.
Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan laporan kepada pihak kelurahan dan dinas terkait. Namun, respons yang diberikan masih sebatas survei lokasi tanpa ada tindakan perbaikan konkret. Aspal yang mengelupas dan tanah yang tergerus air dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya penambalan darurat sekalipun.
Dugaan sementara, amblesnya jalan ini disebabkan oleh gerusan air dari saluran drainase yang bocor di bawah permukaan. Selain mengancam keselamatan, kondisi ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Toko-toko kecil di sekitar lokasi mengaku sepi pembeli karena akses yang sulit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan jadwal resmi kapan perbaikan total akan dimulai. Warga berharap pemerintah kota segera turun tangan sebelum insiden fatal benar-benar terjadi, terutama menjelang musim penghujan yang diprediksi masih akan berlangsung. Pemantauan Beritadua.com di lapangan menunjukkan bahwa rambu peringatan darurat di sekitar jalan ambles tersebut pun sudah mulai rusak dan tidak terlihat jelas di malam hari.
Comments (0)