Gorontalo, Beritadua.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan ketegasannya dalam membela program Makan Ber

Sindiran Langsung di Atas Panggung Momen itu spontan membuat Presiden bereaksi. Tanpa ragu, Prabowo langsung menyoroti pihak-pihak yang selama ini menyuarakan penolakan terhadap program andalannya

Jul 08, 2026 - 06:13
0 0
Gorontalo, Beritadua.com  – Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan ketegasannya dalam membela program Makan Ber

Sindiran Langsung di Atas Panggung

Momen itu spontan membuat Presiden bereaksi. Tanpa ragu, Prabowo langsung menyoroti pihak-pihak yang selama ini menyuarakan penolakan terhadap program andalannya tersebut. Dengan nada serius namun tetap penuh semangat, ia mengundang para penentang MBG untuk datang langsung ke Gorontalo dan mendengar sendiri aspirasi rakyat kecil.

"Ada juga yang nggak setuju MBG. Harusnya mereka yang nggak setuju MBG datang ke sini, ya. Tanya itu petani, nelayan, MBG perlu atau tidak?" ujar Prabowo dalam pidato yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden dan dipantau oleh media kami.

Pernyataan itu disambut tepuk tangan dan sorakan dukungan dari ribaan petani, nelayan, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Bagi Prabowo, program MBG bukan sekadar bantuan pangan biasa, melainkan urusan hidup dan mati—terutama bagi mereka yang berada di garis kemiskinan.

"Perut Lapar Tidak Segera Diisi, Dia Mati"

Dalam penjelasannya, Presiden menekankan bahwa tidak ada ruang untuk berdebat terlalu lama ketika menyangkut kebutuhan dasar manusia. Ia menggunakan analogi perut lapar untuk menggambarkan urgensi program tersebut.

"Perut lapar itu tidak bisa menunggu. Kalau tidak segera diisi, dia mati," tegas Prabowo. Kalimat ini langsung menjadi sorotan dan menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam menjalankan program yang telah menyentuh puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Prabowo juga menyinggung dampak ekonomi langsung dari MBG terhadap petani dan nelayan lokal. Menurutnya, program ini bukan hanya soal memberi makan anak-anak di sekolah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian desa. Bahan-bahan pangan untuk MBG diupayakan berasal dari produksi pertanian dan perikanan setempat, sehingga petani dan nelayan menjadi pemasok utama.

Anak-anak dan Petani Jadi Saksi Utama

Kehadiran spanduk yang dipegang anak-anak di depan panggung kehormatan menjadi simbol betapa MBG telah menjadi harapan baru bagi keluarga kurang mampu. Berdasarkan pantauan Beritadua.com di lokasi, anak-anak tersebut tampak antusias dan bangga dapat menyampaikan dukungan mereka secara langsung kepada Kepala Negara.

Presiden menilai suara anak-anak dan para pekerja sektor pertanian serta kelautan inilah yang paling sahih untuk menilai efektivitas program MBG. Bukan hitung-hitungan di atas kertas atau perdebatan di forum elit, melainkan pengalaman nyata masyarakat bawah.

Acara Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan sendiri menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan para penyangga pangan nasional. Selain membahas program MBG, Prabowo juga memaparkan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, termasuk ketersediaan pupuk dan akses permodalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak yang dimaksud oleh Presiden. Namun yang jelas, di Gorontalo, dukungan terhadap MBG tampak begitu nyata dan tidak terbantahkan. Sorakan warga seakan menjadi jawaban langsung atas perdebatan yang selama ini bergulir di Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User