## Dua Pria Mengaku 'Anak Kampung Sini' Tantang Pemotor, Serahkan Diri Setelah Viral
Sebuah insiden yang melibatkan dua pria yang mengaku sebagai "anak kampung sini" atau disingkat "akamsi" menggemparkan media sosial setelah tindakan mereka menantang pengendara lain terekam dan terseb
Sebuah insiden yang melibatkan dua pria yang mengaku sebagai "anak kampung sini" atau disingkat "akamsi" menggemparkan media sosial setelah tindakan mereka menantang pengendara lain terekam dan tersebar luas. Kedua pria tersebut akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Peristiwa ini bermula ketika dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor kedapatan melaju melawan arah. Tindakan berbahaya ini kemudian ditegur oleh pengendara lain yang melintas. Alih-alih menerima teguran, kedua pria tersebut justru menunjukkan reaksi arogan. Momen ini direkam oleh korban yang berada di lokasi.
Dalam rekaman yang kemudian menjadi viral tersebut, terlihat pengendara yang mengenakan baju hitam memberikan gestur tangan seolah menantang sambil tetap melenggang pergi. Yang membuat warganet geram, kedua pria itu dengan lantang meneriakkan klaim bahwa mereka adalah "anak kampung sini" atau akamsi, seolah identitas tersebut memberi mereka hak istimewa untuk mengabaikan peraturan lalu lintas dan berperilaku semena-mena di jalan raya.
"Keduanya tak terima tindakan mereka direkam. Sambil berkacak pinggang dan memberikan gestur provokatif, mereka mengklaim diri sebagai 'akamsi' dan pergi begitu saja," demikian bunyi laporan yang dihimpun.Respons cepat warganet membuat video aksi kedua pria ini menyebar dengan cepat, memicu berbagai komentar kecaman. Merasa terpojok oleh viralnya rekaman tersebut, dua pria yang belakangan diketahui berada di wilayah Terban, Jogja ini akhirnya mengambil langkah untuk menyerahkan diri. Mereka mendatangi kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka juga menyatakan kesiapannya untuk menghadapi konsekuensi hukum, termasuk menerima tilang atas pelanggaran lalu lintas yang telah mereka lakukan. Kejadian ini menambah deretan fenomena "bang jago" di jalan raya yang berakhir dengan klarifikasi dan permohonan maaf setelah videonya ramai diperbincangkan publik. Informasi lebih lengkap mengenai kronologi penyerahan diri dan proses hukum selanjutnya dapat disimak melalui laporan eksklusif di platform Beritadua.com.
Comments (0)