Beritadua.com, Jakarta – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menggelar pemeliharaan berkala di sejumlah titik se

Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, menegaskan bahwa kegiatan perawatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mengantisipasi penurunan fungsi jala

Jul 08, 2026 - 06:17
0 0
Beritadua.com, Jakarta  – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menggelar pemeliharaan berkala di sejumlah titik se

Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, menegaskan bahwa kegiatan perawatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mengantisipasi penurunan fungsi jalan akibat volume lalu lintas yang sangat tinggi. “Ruas Tol Jakarta–Cikampek merupakan jalur vital di jaringan Tol Trans Jawa. Tingkat kepadatan kendaraan yang melewati ruas ini setiap hari menuntut kami untuk melakukan inspeksi dan pemeliharaan secara ketat agar pengguna jalan tetap merasa aman dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan yang diterima media kami, Rabu (2/7/2025).

“Pekerjaan pemeliharaan terus dilakukan secara berkesinambungan demi memastikan Ruas Tol Jakarta–Cikampek tetap andal untuk digunakan.”

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan pemeliharaan kali ini mencakup perbaikan lapis permukaan jalan (overlay), pengecatan marka, perbaikan sambungan jembatan, pembersihan saluran drainase, serta penggantian sejumlah guardrail yang sudah tidak optimal. Lokasi pengerjaan tersebar di beberapa segmen, antara lain di sekitar KM 10+000 hingga KM 12+500 arah Cikampek, KM 24+800 hingga KM 27+200 arah Jakarta, serta di area rest area KM 42 yang meliputi jalur lambat dan bahu jalan.

Adapun jadwal pekerjaan dipetakan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung mulai 7 hingga 10 Juli 2025, sementara tahap kedua dijadwalkan pada 14 hingga 17 Juli 2025. Seluruh pengerjaan dilakukan pada malam hari pukul 22.00 hingga 05.00 WIB guna meminimalkan dampak kemacetan pada jam sibuk. Namun, pengguna jalan tetap diimbau untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan, serta bersiap memperlambat laju kendaraan saat melintasi area pekerjaan.

“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tambah Amri Sanusi.

Selain itu, JTT menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas situasional jika kepadatan meningkat di sekitar titik pemeliharaan. Pengalihan sementara maupun penyempitan lajur akan diberlakukan dengan pengawalan ketat. Informasi terkini dapat dipantau melalui akun media sosial resmi Jasamarga Transjawa Tol atau layanan 24 jam yang disediakan.

Di sisi lain, pengamat transportasi menilai perawatan preventif semacam ini sangat krusial untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih parah dan mengurangi potensi kecelakaan. Dengan pemeliharaan yang terencana, masa pakai perkerasan jalan dapat lebih panjang serta biaya rekonstruksi besar dapat ditekan. Apalagi, Jakarta–Cikampek bukan hanya melayani kendaraan pribadi, tetapi juga menjadi jalur distribusi logistik utama yang menopang perekonomian nasional.

Bagi pengguna jalan yang hendak melintasi tol tersebut pada periode pekerjaan, disarankan untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan prima, dan selalu mematuhi batas kecepatan di area proyek. Dengan sinergi antara operator jalan dan disiplin pengemudi, diharapkan proses pemeliharaan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User