Bahlil: Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Mekanisme Pasar

Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar. Keputusa

Jul 08, 2026 - 06:11
0 0
Bahlil: Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Mekanisme Pasar

Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar. Keputusan ini disebut merupakan arahan langsung dari Presiden. Sementara harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax, akan mengikuti dinamika harga pasar yang berlaku.

Penjelasan ini disampaikan Bahlil dalam sebuah forum diskusi ekonomi di Jakarta, Kamis (25/6/2026), menjawab keresahan publik terkait isu kenaikan harga BBM. Ia menekankan bahwa pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi untuk melindungi daya beli masyarakat.

"Arahan Bapak Presiden, tidak kita akan naikkan BBM subsidi. Kalau BBM nonsubsidi, ya gimana pasarnya udah begitu," ujar Bahlil.

Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang beredar belakangan ini soal potensi penyesuaian harga Pertalite dan Solar. Menurut Bahlil, pemerintah menyadari bahwa BBM subsidi merupakan komponen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan beban hidup masyarakat, sehingga tidak akan diutak-atik sembarangan.

Di sisi lain, harga BBM nonsubsidi dibiarkan mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah. Mekanisme ini sudah diatur dalam regulasi yang ada, di mana badan usaha dapat menyesuaikan harga jual BBM nonsubsidi secara periodik sesuai dengan perkembangan pasar. Dengan demikian, kenaikan harga Pertamax atau produk nonsubsidi lainnya bukanlah keputusan intervensi pemerintah, melainkan cerminan dari perubahan fundamental pasar energi global.

Bahlil menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan dampaknya terhadap harga BBM di dalam negeri, terutama untuk memastikan bahwa koreksi harga nonsubsidi tidak menimbulkan gejolak yang berarti. "Kita akan selalu evaluasi. Pemerintah tidak bisa lepas tangan, tetapi untuk nonsubsidi, memang prinsipnya harga keekonomian," imbuhnya.

Selama ini, harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lainnya diperbarui oleh Pertamina setiap awal bulan, menyesuaikan dengan pergerakan rata-rata harga minyak dunia dan kurs rupiah. Laporan terbaru dari Beritadua.com menunjukkan bahwa harga minyak mentah global mengalami kenaikan tipis dalam beberapa pekan terakhir, yang kemudian memicu penyesuaian pada harga Pertamax.

Pengamat energi dari lembaga yang mengadakan diskusi tersebut menyambut baik kejelasan sikap pemerintah. Menurut mereka, pemisahan tegas antara kebijakan BBM subsidi dan nonsubsidi memberikan kepastian kepada konsumen dan pelaku usaha, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjalankan reformasi subsidi secara hati-hati.

Dengan penegasan ini, masyarakat diminta tidak panik atau terprovokasi oleh isu kenaikan harga BBM subsidi. Pemerintah menjamin bahwa hingga saat ini tidak ada rencana untuk menaikkan harga Pertalite dan Solar. Adapun untuk BBM nonsubsidi, masyarakat bisa mengantisipasi pergerakan harga yang wajar mengikuti tren pasar minyak dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User