Akademi Persib Pesta Gol 5-1, Wakil Jabar Sapu Bersih Matchday Kedua
Perwakilan Jawa Barat menunjukkan taringnya pada matchday kedua babak penyisihan Grup B HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Ar
Perwakilan Jawa Barat menunjukkan taringnya pada matchday kedua babak penyisihan Grup B HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Tiga tim—Cipta Cendikia FA Bogor (U-15), Goal Aksis Cimahi (U-15), dan Akademi Persib Bandung (U-18)—secara kolektif membukukan tiga kemenangan yang menjaga asa ke semifinal. Dominasi ini menjadi bukti kedalaman pembinaan usia muda di provinsi tersebut, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan kompetisi antardaerah.
U-15: Kemenangan dengan Pendekatan Berbeda
Cipta Cendikia FA menundukkan Tigers Football Academy Surabaya 2-0 lewat gol cepat Albianca Raula pada menit ke-8 dan Yasmin Aprilianti di babak kedua. Pelatih Rully Hidayansyah menyebut strategi “switch play”—memindahkan bola dari kiri ke kanan—sebagai kunci, dengan Raula menjalankan peran sayap secara efektif. Lawan mengakui bahwa kepercayaan diri menjadi kendala. Di laga lain, Goal Aksis Cimahi meraih kemenangan identik 1-0 atas tuan rumah Scorpion FC Kudus berkat sundulan Amanda Fitriani pada menit ke-12. Pemain jebolan TC Timnas Putri U-17 itu mengaku sempat gugup, namun semangat juang tim mengubah keadaan. Pelatih Budi Sufarlan mengapresiasi adaptasi tim yang sempat terseret tempo lawan.
U-18: Akademi Persib Bangkit Spektakuler
Akademi Persib Bandung yang pada laga pertama tampil inkonsisten, menjawab keraguan dengan pesta gol 5-1 atas Putri Tangsel City. Safa Amelia dan Zahra Nafisa Dwi Agustin masing-masing mencetak dua gol, sedangkan Zahra Putri Permata Sari menambah satu gol. Gol balasan lawan lahir dari penalti Cessa Elyen Febriani. Pelatih Dian Nadia Mutiara memuji struktur permainan yang jauh lebih solid, menandakan peningkatan taktikal signifikan hanya dalam tempo singkat.
| Kategori | Tim Jabar | Skor | Pencetak Gol | Kunci Kemenangan |
|---|---|---|---|---|
| U-15 | Cipta Cendikia FA | 2-0 | Albianca Raula (8’), Yasmin Aprilianti | Switch play, sayap agresif |
| U-15 | Goal Aksis Cimahi | 1-0 | Amanda Fitriani (12’) | Serangan cepat, adaptasi tempo |
| U-18 | Akademi Persib | 5-1 | Safa Amelia (2), Zahra Nafisa (2), Zahra Putri | Struktur tim, efisiensi serangan |
Perspektif Ganda: Dominasi dan Keseimbangan Kompetisi
Di satu sisi, performa tiga tim Jabar menunjukkan hasil positif dari program pembinaan yang berjenjang. “Kami bermain lebih lepas dan kerja sama tim lebih lancar,” ujar Albianca. Di sisi lain, kalangan pelatih tim lawan menyoroti persoalan mental dan kesenjangan kualitas. Patar Samuel Parningotan (Tigers FA) menilai pemainnya belum matang menghadapi tekanan nasional, sementara Islam Andhika (Scorpion FC) bertekad membenahi lini tengah. Dominasi mutlak seperti ini bisa memicu refleksi bagi penyelenggara agar format kompetisi lebih memberikan ruang pengembangan merata bagi seluruh peserta, bukan hanya memuaskan tim unggulan.
Pro: Dominasi Jabar membuktikan sistem pembinaan yang efektif, memberi kepercayaan diri tinggi, dan menghasilkan pertandingan berkualitas. Kontra: Ketimpangan kekuatan dapat menurunkan nilai kompetitif liga dan menimbulkan demotivasi bagi tim lain yang masih dalam tahap perkembangan.
Berikut tiga pertanyaan umum yang muncul dari rangkaian pertandingan ini.
Comments (0)