Viral Pria Masuk Gerbong Wanita KRL Manggarai-Bogor, KAI Commuter Beri Imbauan Tegas

Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria bertahan di dalam gerbong khusus wanita pada KRL relasi Manggarai–Bogor menjadi viral dan memancing perbincangan luas di media sosial. Pihak

Jul 06, 2026 - 13:42
0 0
Viral Pria Masuk Gerbong Wanita KRL Manggarai-Bogor, KAI Commuter Beri Imbauan Tegas

Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria bertahan di dalam gerbong khusus wanita pada KRL relasi Manggarai–Bogor menjadi viral dan memancing perbincangan luas di media sosial. Pihak KAI Commuter angkat bicara dan memberikan imbauan tegas kepada pria tersebut setelah insiden itu terekam dan menyebar cepat.

Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangannya kepada media kami, Jumat (26/6/2026), membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/6). Ia menyayangkan adanya penumpang pria yang melanggar aturan penandaan gerbong khusus perempuan yang selama ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna KRL.

Kronologi Penertiban Petugas di Dalam Kereta

Leza menjelaskan bahwa petugas pengamanan di atas kereta (PAM walka) secara berkala melakukan patroli aktif di setiap rangkaian. Begitu kereta diberangkatkan dari Stasiun Manggarai, petugas langsung mengidentifikasi keberadaan penumpang pria yang masuk ke gerbong khusus wanita tersebut.

"Dapat kami sampaikan bahwa petugas pengamanan di atas kereta (PAM walka) secara berkala melakukan patroli aktif dan telah mengidentifikasi keberadaan penumpang pria tersebut sesaat setelah kereta diberangkatkan dari Stasiun Manggarai," ujar Leza Arlan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas kemudian mendekati pria itu dan memberikan pengertian agar ia segera berpindah ke gerbong reguler. Video viral yang beredar menunjukkan bahwa sejumlah penumpang wanita sebelumnya telah menegur keberadaan pria tersebut, namun ia tetap bertahan di dalam gerbong hingga akhirnya petugas turun tangan.

Imbauan KAI Commuter untuk Ketertiban Perjalanan

KAI Commuter menegaskan kembali bahwa gerbong khusus wanita disediakan sebagai bentuk perlindungan dan kenyamanan bagi penumpang perempuan, terutama pada jam‑jam sibuk. Aturan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan layanan transportasi yang inklusif dan aman.

Leza Arlan menekankan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan tersebut tidak akan dibiarkan. “Kami mengimbau seluruh penumpang pria untuk selalu menghormati dan mematuhi aturan penandaan gerbong. Jika tidak, petugas berwenang untuk menertibkan,” tegasnya. Pihaknya juga memastikan bahwa patroli petugas PAM walka akan terus ditingkatkan di seluruh lintasan, baik di stasiun maupun selama perjalanan, guna mencegah kejadian serupa terulang.

KAI Commuter juga mengajak para pengguna untuk saling mengingatkan dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan pelanggaran di dalam kereta. Dengan kerja sama seluruh pihak, diharapkan perjalanan KRL tetap tertib, nyaman, dan bebas dari gangguan yang dapat meresahkan penumpang lain.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User