Unilever Global Bakal Groundbreaking Proyek Rantai Pasok di KEK Sei Mangkei Bulan Depan
Rencana investasi besar dari perusahaan multinasional Unilever akan segera terwujud di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Langkah awal proyek ini ditandai
Rencana investasi besar dari perusahaan multinasional Unilever akan segera terwujud di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Langkah awal proyek ini ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dijadwalkan berlangsung pada bulan depan.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, di Jakarta, Senin (6/7/2026). Susiwijono menekankan bahwa investasi tersebut berasal dari Unilever Global, bukan dari entitas Unilever Indonesia yang selama ini telah beroperasi di Tanah Air.
"Unilever Global membuat investasi yang sangat besar di situ. Bulan depan mereka akan groundbreaking satu program baru, saya lupa angkanya. Tapi itu Unilever Global beda dengan Unilever Indonesia," ujar Susiwijono.
Meski nominal investasi belum diungkap secara rinci karena masih menunggu konfirmasi lebih lanjut, Susiwijono memastikan bahwa proyek ini akan difokuskan pada pembangunan hub rantai pasok global (global value chain). Kehadiran pusat rantai pasok ini diyakini akan memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan produksi dan distribusi multinasional Unilever di tingkat dunia.
KEK Sei Mangkei sendiri merupakan kawasan industri strategis yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui berbagai insentif fiskal dan kemudahan perizinan. Kawasan ini memiliki akses langsung ke Pelabuhan Kuala Tanjung serta Bandara Internasional Kualanamu, dan didukung ketersediaan bahan baku kelapa sawit beserta turunannya yang melimpah di wilayah Sumatera Utara.
Para pengamat ekonomi menilai investasi Unilever Global di KEK Sei Mangkei dapat menjadi katalis penting yang mendorong masuknya investor global lain, terutama di sektor industri pengolahan berbasis sumber daya alam. Proyek ini dinilai sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat hilirisasi industri dan meningkatkan nilai tambah ekspor nasional.
Langkah Unilever Global juga mencerminkan kepercayaan investor internasional terhadap stabilitas ekonomi dan iklim investasi Indonesia. Pemerintah berharap prosesi groundbreaking bulan depan berjalan lancar serta diikuti realisasi investasi secara bertahap yang akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah dan nasional. Informasi lebih detail mengenai nilai investasi dan cakupan proyek diperkirakan akan diumumkan saat acara peletakan batu pertama berlangsung.
Pantauan dan laporan terkini seputar perkembangan proyek ini akan terus disajikan oleh tim redaksi Beritadua.com.
Comments (0)