Tukang Tikar 'Semen' Ragunan Coba Peruntungan di Puncak HUT Jakarta Bundaran HI

Jakarta - Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) turut menjadi berkah bagi para pedagang kaki lima. Salah satunya adalah Didin, penjual

Jul 08, 2026 - 05:26
0 0
Tukang Tikar 'Semen' Ragunan Coba Peruntungan di Puncak HUT Jakarta Bundaran HI

Jakarta - Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) turut menjadi berkah bagi para pedagang kaki lima. Salah satunya adalah Didin, penjual tikar berbahan dasar kantong semen yang sehari-hari mengais rezeki di kawasan wisata Ragunan. Pada Sabtu (27/6/2026), Didin nekat mengubah lokasi jualannya, meninggalkan tempat biasa dan mencoba peruntungan di tengah kerumunan warga yang memadati Bundaran HI.

Didin mengaku sengaja memilih momentum perayaan HUT Jakarta untuk menjajal pasar baru. Sebagai pedagang yang biasanya mangkal di Ragunan, ia melihat peluang besar di tengah ribuan pengunjung yang datang untuk menyaksikan kemeriahan puncak acara. Keputusan itu diambil setelah ia mengetahui informasi mengenai perayaan tersebut melalui internet.

"Iya, biasanya saya jualan di Ragunan. Tahu ada acara HUT Jakarta di Bundaran HI dari internet. Sengaja saya ke sini hari ini, sekalian coba peruntungan, siapa tahu lebih ramai pembeli," ujar Didin saat ditemui media kami di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Tikar 'semen' yang dijajakan Didin merupakan produk kreatif berbahan daur ulang. Kantong semen bekas diolah menjadi tikar dengan motif dan ketahanan yang cukup baik. Di Ragunan, barang tersebut lumayan diminati pengunjung yang hendak duduk santai. Namun, dengan berpindahnya lokasi ke pusat kota saat acara besar, ia berharap bisa meraup keuntungan lebih banyak.

Perayaan puncak HUT Jakarta ke-499 sendiri dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan budaya. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beserta Wakil Gubernur Rano Karno, turut hadir di acara tersebut. Kedatangan mereka diiringi alunan musik tanjidor, menambah semarak suasana di jantung ibu kota.

Meski mengaku sedikit gugup karena baru pertama kali berjualan di tengah keramaian acara resmi, Didin optimistis dagangannya akan laku. Ia membawa puluhan lembar tikar dengan harga jual yang masih sama seperti saat berjualan di Ragunan. "Lumayan buat tambahan modal," katanya singkat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User