Tinjauan Langsung Pemkab Pandeglang: Jembatan Antardesa Ambruk dan Longsor di Huntap Tsunami Sumur

PANDEGLANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bergerak cepat menurunkan tim teknis ke lapangan untuk meninjau dua bencana infrastrukt

Jul 07, 2026 - 23:52
0 0
Tinjauan Langsung Pemkab Pandeglang: Jembatan Antardesa Ambruk dan Longsor di Huntap Tsunami Sumur

PANDEGLANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bergerak cepat menurunkan tim teknis ke lapangan untuk meninjau dua bencana infrastruktur yang terjadi di wilayah Kecamatan Sumur. Dua titik lokasi yang menjadi fokus perhatian adalah jembatan antardesa yang ambruk di Kampung Tarikolot, Desa Tunggal Jaya, serta titik longsor yang mengancam hunian tetap (huntap) para penyintas bencana tsunami di Kampung Palimping.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, jembatan yang putus tersebut merupakan akses vital penghubung antardesa di wilayah Sumur. Ambruknya struktur jembatan ini dikhawatirkan memutus konektivitas dan menghambat aktivitas ekonomi serta mobilitas warga setempat. Sementara itu, di lokasi berbeda, longsor yang terjadi di sekitar huntap penyintas tsunami menimbulkan kekhawatiran baru bagi warga yang sebelumnya telah kehilangan tempat tinggal akibat dihantam gelombang tsunami beberapa tahun silam.

Tim Analisa Kerusakan untuk Menentukan Langkah Penanganan

"Lagi pada ke lapangan. Tim dari kami sudah berada di titik kejadian sejak pagi tadi, baik di lokasi jembatan ambruk di Tunggal Jaya maupun di area longsor huntap di Palimping," kata Kepala DPUPR Kabupaten Pandeglang, Roni, dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Kendati tim teknis telah dikerahkan, Roni menegaskan bahwa pihaknya belum dapat langsung melakukan langkah penanganan fisik atau perbaikan darurat. Keputusan mengenai metode perbaikan, kebutuhan material, serta anggaran yang diperlukan harus menunggu hasil kajian dan analisis menyeluruh dari para personel yang sedang bekerja di lapangan. Menurutnya, tim saat ini tidak hanya mendata visual kerusakan, tetapi juga mengkaji kontur tanah, stabilitas lereng, serta potensi pergerakan tanah susulan yang mungkin terjadi.

Di Kampung Tarikolot, fokus analisis diarahkan pada struktur jembatan yang ambruk. Tim DPUPR perlu memastikan apakah keruntuhan disebabkan oleh usia konstruksi, faktor cuaca ekstrem, atau deformasi tanah di dasar sungai. Hal ini krusial untuk menentukan apakah jembatan tersebut perlu dibangun ulang dengan spesifikasi yang lebih kuat atau cukup dilakukan perbaikan struktur. Sementara di huntap Kampung Palimping, analisis mitigasi longsor menjadi prioritas. Tim mempelajari pola retakan tanah dan kemiringan lereng untuk mengantisipasi longsoran lebih besar yang berpotensi menimpa langsung hunian warga yang baru saja pulih.

Hingga berita ini diturunkan, petugas dari DPUPR Pandeglang masih berjibaku mendokumentasikan kerusakan dan melakukan pengukuran teknis di dua titik bencana tersebut. Penanganan yang paling mendesak akan diprioritaskan setelah hasil kajian lapangan rampung dan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk segera ditindaklanjuti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User