Pria 81 Tahun di Jakarta Naik Podium Hyrox, Bikin ‘Kaum Mager’ Keder

Sebuah pencapaian luar biasa datang dari ajang balap ketahanan Hyrox Jakarta. Soegiyono Harsono, seorang pria berusia 81 tahun, berhasil merebut posisi kedua dan naik podium di kategori Doubles Men

Jul 08, 2026 - 08:55
0 0
Pria 81 Tahun di Jakarta Naik Podium Hyrox, Bikin ‘Kaum Mager’ Keder

Sebuah pencapaian luar biasa datang dari ajang balap ketahanan Hyrox Jakarta. Soegiyono Harsono, seorang pria berusia 81 tahun, berhasil merebut posisi kedua dan naik podium di kategori Doubles Men kelompok usia 60–64 tahun. Capaian ini langsung viral dan menuai decak kagum lantaran ia sukses menaklukkan serangkaian tantangan fisik yang lazimnya hanya sanggup dituntaskan oleh peserta dari kalangan usia yang jauh lebih muda.

Hyrox sendiri dikenal sebagai kompetisi kebugaran yang mengombinasikan lari sejauh delapan kilometer dengan delapan stasiun latihan fungsional. Setiap stasiun—mulai dari mendorong dan menarik kereta luncur beban berat, burpee broad jumps, rowing, farmer’s carry, lunges dengan karung pasir, hingga wall balls—dirancang untuk menguji kekuatan, daya tahan otot, dan kapasitas jantung-paru secara maksimal. Tak sedikit peserta berusia separuh darinya yang mengaku kewalahan, sehingga keberhasilan Soegiyono menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih kebanggaan di lintasan lomba.

Dari keterangan putrinya, Syu Ng (38), diketahui bahwa persiapan Soegiyono menuju Hyrox sesungguhnya berlangsung relatif singkat. Syu mengungkapkan:

“Persiapan Papa menuju Hyrox terbilang cukup singkat. Kami sebenarnya sempat khawatir, tapi beliau sangat menikmati prosesnya.”

Pernyataan tersebut kian menguatkan kesan bahwa semangat dan konsistensi sang kakek menjadi kunci utama, alih-alih waktu persiapan yang panjang atau paket latihan mewah. Putri Soegiyono juga kerap mendokumentasikan momen-momen latihannya di media sosial, yang kemudian ikut menambah gelombang inspirasi bagi para pengikutnya.

Begitu kabar podium ini menyebar, warganet langsung membalasnya dengan beragam reaksi. Ungkapan “keder” atau ciut nyali banyak dilontarkan oleh pengguna yang selama ini mengaku masih sering menunda-nunda olahraga. Istilah “kaum mager” (malas gerak) pun muncul bersamaan dengan komentar-komentar seperti, “Saya yang umur 30 tahun napasnya ngos-ngosan lihat tangga, beliau udah naik podium Hyrox,” atau, “Rasa malas saya otomatis malu sendiri.” Tidak sedikit pula yang mengubah momen ini menjadi candaan positif dan menyebut Soegiyono sebagai “sang legenda hidup” yang layak diteladani.

Di tengah tren kebugaran yang kerap didominasi oleh anak muda dengan konten latihan di gimnasium, kehadiran Soegiyono menjadi pengingat bahwa sehat dan bugar adalah hak segala usia. Kisahnya diharapkan mampu mendorong lebih banyak masyarakat, termasuk para lansia, untuk tetap aktif bergerak sesuai kemampuan masing-masing. Sebagaimana dilaporkan oleh Beritadua.com, pencapaian Soegiyono Harsono di Hyrox Jakarta ini menyimpan pesan mendalam: tak ada kata terlambat untuk memulai, dan podium bisa diraih oleh siapa pun yang mau berusaha, tidak peduli berapa pun angka di kartu identitasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User