Terapkan Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Gelar Penanaman Pohon Serentak

Beritadua.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya melaksanakan aksi penanaman pohon secara serentak di setiap wilayah operasional sepanjang bulan Juni 2026. Kegiatan

Jul 07, 2026 - 23:49
0 0
Terapkan Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Gelar Penanaman Pohon Serentak

Beritadua.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya melaksanakan aksi penanaman pohon secara serentak di setiap wilayah operasional sepanjang bulan Juni 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, sekaligus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan tol yang berkelanjutan. Seremoni puncak diselenggarakan pada Rabu (24/6) di Travoy Rest KM 792A, ruas Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dalam sambutannya yang dikutip media kami, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari transformasi fundamental menuju konsep Green Toll Road. "Kami mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap lini bisnis, mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga pengelolaan jalan tol. Penanaman pohon serentak ini adalah simbol dari komitmen itu," ujarnya.

Fokus pada Green Corridor dan Rest Area Hijau

Program Green Corridor menjadi elemen kunci dalam strategi tersebut. Melalui penanaman ribuan pohon di sepanjang koridor tol, Jasa Marga tidak hanya menciptakan ruang hijau estetis, tetapi juga membangun sabuk vegetasi yang berfungsi sebagai penyerap emisi karbon, peredam kebisingan, dan penjaga kestabilan iklim mikro di sekitar jalan tol. Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan karakteristik wilayah—seperti Tabebuya, Trembesi, Mahoni, hingga tanaman endemik lokal—untuk memastikan daya adaptasi dan manfaat ekologis maksimal.

Di sisi lain, transformasi kawasan rest area turut menjadi perhatian utama. Area peristirahatan yang dikelola Jasa Marga tidak lagi sekadar tempat singgah, namun didorong menjadi ruang publik hijau yang ramah lingkungan. Inisiatif ini mencakup pemasangan panel surya untuk energi bersih, pengelolaan sampah terpadu dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle), konservasi air hujan, serta sertifikasi bangunan hijau. "Kami ingin pengguna jalan tidak hanya merasakan kenyamanan, tetapi juga ikut menjadi bagian dari gerakan pelestarian lingkungan hanya dengan berkunjung ke rest area kami," tambah Corporate Secretary dalam keterangan resmi yang diterima Beritadua.com.

"Setiap pohon yang ditanam adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup generasi mendatang. Kami menargetkan seluruh ruas tol Jasa Marga Group menjadi model jalan tol berwawasan lingkungan yang bisa direplikasi secara nasional," ucapnya.

Sinergi dan Target Keberlanjutan

Kegiatan penanaman serentak ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, komunitas lingkungan, serta para mitra kerja. Di sejumlah lokasi, seperti di Jalan Tol Padaleunyi, Jakarta-Cikampek, hingga Ngawi-Kertosono, kegiatan ditandai dengan simbolis penanaman pohon bersama warga dan perwakilan pemerintah daerah. Langkah itu diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian kolektif terhadap kelestarian alam.

Jasa Marga memandang seluruh program ini sebagai kontribusi konkret dalam menyongsong target Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan pemerintah. Dengan cakupan operasi yang luas, adopsi teknologi ramah lingkungan dan penghijauan koridor tol diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan jejak karbon sektor transportasi. Perusahaan pun berkomitmen untuk terus meningkatkan luas tutupan hijau di seluruh wilayah operasionalnya dari tahun ke tahun.

Melalui berbagai inovasi berkelanjutan itu, Jasa Marga berharap dapat menjadi pelaku utama dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan ekologis. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 pun menjadi tonggak penting bagi Jasa Marga untuk mempertegas posisinya sebagai pengelola jalan tol yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User