Tidur Pulas Saat Kebakaran, Dua Remaja di Garut Ditemukan Meninggal

Sebuah kebakaran rumah yang terjadi di Desa Kadongdong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merenggut nyawa dua remaja. Kedua korban diduga sedang tertidur pulas ketika api mulai mela

Jul 08, 2026 - 19:45
0 0
Tidur Pulas Saat Kebakaran, Dua Remaja di Garut Ditemukan Meninggal

Sebuah kebakaran rumah yang terjadi di Desa Kadongdong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merenggut nyawa dua remaja. Kedua korban diduga sedang tertidur pulas ketika api mulai melalap bangunan tempat tinggal mereka, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri. Satu orang lainnya mengalami luka bakar cukup serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Raihan (15) dan Jaeni (18), sementara korban luka bakar adalah Rifaldi (18) yang kini dirawat di Puskesmas Banjarwangi. "Kobaran api terus menyelimuti atap dan bagian lantai atas rumah tersebut, sehingga dua orang korban meninggal dunia, tidak terselamatkan," ujar Usep dalam keterangan yang dikutip media kami, Minggu (21/6/2026).

"Kobaran api terus menyelimuti atap dan bagian lantai atas rumah tersebut, sehingga dua orang korban meninggal dunia, tidak terselamatkan."

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi dengan cepat dan langsung membesar, menyelimuti bagian atas rumah. Saat kejadian, ketiga remaja tersebut berada di dalam rumah dan diduga tengah beristirahat. Kondisi api yang semakin membesar membuat akses penyelamatan menjadi sangat terbatas. Dua korban tidak mampu keluar dari kepungan asap dan api, sementara Rifaldi berhasil diselamatkan meski harus menahan rasa sakit akibat luka bakar yang dideritanya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api dan melakukan evakuasi. Namun, kobaran api yang telah melahap struktur atap dan lantai atas membuat dua korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat ditemukan. Tim medis dari Puskesmas Banjarwangi segera memberikan pertolongan pertama kepada Rifaldi sebelum akhirnya dirujuk untuk perawatan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh petugas terkait. Keluarga korban dan warga sekitar tentu sangat terpukul atas kejadian yang menimpa ketiga remaja tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan tempat tinggal, terutama saat malam hari atau waktu istirahat.

Informasi selengkapnya mengenai perkembangan penanganan korban dan penyelidikan lebih lanjut akan terus dipantau oleh Beritadua.com dari laporan resmi pihak berwenang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User