Taufik Hidayat Tenggak Miras Tiap Hari lalu Cekcok Berujung Aniaya Pacar

Jakarta – Konsumsi minuman keras yang dilakukan setiap hari serta pertengkaran yang terus berulang menjadi pemicu utama tindakan keji penyekapan dan penganiayaan oleh Taufik Hidayat terhadap kekasi

Jul 08, 2026 - 05:42
0 0
Taufik Hidayat Tenggak Miras Tiap Hari lalu Cekcok Berujung Aniaya Pacar

Jakarta – Konsumsi minuman keras yang dilakukan setiap hari serta pertengkaran yang terus berulang menjadi pemicu utama tindakan keji penyekapan dan penganiayaan oleh Taufik Hidayat terhadap kekasihnya, YTR (29). Fakta ini terkuak saat jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil meringkus tersangka di tempat persembunyiannya di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa pelaku telah mengakui seluruh rangkaian perbuatannya secara terang-terangan. Kepada penyidik, Taufik mengklaim bahwa kekerasan fisik itu terjadi dalam kondisi dirinya di bawah pengaruh alkohol yang sudah menjadi kebiasaan hariannya. Tak hanya itu, gesekan dan percekcokan mulut dengan sang kekasih telah menjadi latar belakang yang memperkeruh suasana hingga berujung pada aksi brutal tersebut.

"Semua yang dia lakukan dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal, karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu. Setiap hari ini konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan seperti itu," ujar Rudi di Markas Polda Jabar, Rabu (24/6/2026).

Ungkapan penyesalan yang dilontarkan tersangka tidak lantas meredakan kegeraman publik. Pasalnya, kronologi penganiayaan menunjukkan intensitas kekerasan yang cukup serius. YTR tidak hanya menjadi korban pemukulan, tetapi juga mengalami penyekapan yang membuatnya tak berdaya. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa penyalahgunaan alkohol dapat menghancurkan nalar dan memicu hilangnya kendali diri secara ekstrem, bahkan terhadap orang terdekat sekalipun.

Jajaran kepolisian mengungkapkan bahwa penangkapan Taufik tidak berjalan mudah. Tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Majalaya sebelum akhirnya berhasil dibekuk. Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Proses pemeriksaan secara intensif masih terus berlangsung untuk menggali motif lebih dalam serta memastikan pasal-pasal berlapis yang akan menjeratnya, termasuk ancaman hukuman terkait kekerasan dalam rumah tangga dan penyekapan.

Sementara itu, YTR selaku korban saat ini masih dalam masa pemulihan, baik secara fisik maupun psikologis, akibat trauma mendalam yang ditinggalkan oleh sang kekasih. Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap gejala ketergantungan alkohol dan potensi ledakan emosi dalam hubungan personal yang kerap kali berakhir dengan tragis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Editor Ekonomi. Editor analisis pasar dan bisnis.

Comments (0)

User