Supeltas Berkostum Suporter Hidupkan Euforia Piala Dunia

Solo — Di tengah hiruk pikuk perempatan Pasar Gede yang biasanya hanya diwarnai suara peluit dan deru kendaraan, Rabu pagi (21/5) tampak pemandangan berbeda. Seorang petugas pengatur lalu lintas da

Jul 08, 2026 - 05:28
0 0
Supeltas Berkostum Suporter Hidupkan Euforia Piala Dunia

Solo — Di tengah hiruk pikuk perempatan Pasar Gede yang biasanya hanya diwarnai suara peluit dan deru kendaraan, Rabu pagi (21/5) tampak pemandangan berbeda. Seorang petugas pengatur lalu lintas dari Dinas Perhubungan yang akrab disapa Supeltas, tampil mencolok dengan balutan kostum lengkap ala suporter sepak bola. Aksi spontan ini sontak mencuri perhatian pengguna jalan dan pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.

Pria paruh baya yang enggan disebutkan namanya itu mengenakan jersey replika tim nasional Brasil edisi Piala Dunia 2026 lengkap dengan syal bertuliskan “Hexa” serta topi baret khas supers dan bendera mini yang terpasang di stang motor dinasnya. Ia tetap lincah mengarahkan arus lalu lintas dengan gerakan tangan dan peluit sambil sesekali melambaikan bendera mini ke arah pengendara yang melambat, menciptakan suasana seperti sedang berada di tribun penonton.

Kehadiran Supeltas berkostum ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Beritadua.com, aksi tersebut merupakan inisiatif pribadi sekaligus bagian dari program “Solo Semarak Sepak Bola” yang digagas pemerintah kota untuk menyambut gelaran Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Utara. Program ini melibatkan sejumlah petugas pelayanan publik untuk ikut menebar semangat olahraga dan kebersamaan melalui atribut bertema sepak bola.

“Saya ingin masyarakat tidak hanya tertib, tapi juga senang. Kalau biasanya disiplin di jalan itu tegang, sekarang kami bikin seperti pesta. Biar paham bahwa aturan itu bukan untuk menekan, tapi menjaga agar semua bisa menikmati perjalanan dengan selamat,” ujar sang Supeltas saat ditemui di sela tugasnya.

Penampilan unik itu mendapat respons hangat dari warga. Beberapa pengemudi ojek online bahkan sengaja berhenti sejenak untuk bersalaman atau mengabadikan momen dengan ponsel mereka. Seorang pelajar SMP yang melintas mengaku terhibur dan menjadi lebih sabar menunggu lampu hijau karena sibuk memperhatikan atraksi sang petugas. Tagar #SupeltasPialaDunia pun mulai ramai diperbincangkan di media sosial lokal.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, melalui pesan singkat, menyampaikan apresiasi atas kreativitas petugas di lapangan. Pihaknya menilai inisiatif semacam ini dapat mereduksi potensi konflik di jalan raya sekaligus menjadi sarana edukasi yang lebih humanis. “Kami dukung penuh selama tidak mengganggu tugas utama dan tetap mengutamakan keselamatan,” demikian pernyataan yang diterima Beritadua.com.

Para pedagang kaki lima di sekitar lokasi turut merasakan dampak positif. Suasana yang lebih ceria membuat orang berlama-lama di sekitar trotoar dan akhirnya singgah membeli dagangan. “Kalau setiap hari ada yang seperti ini, jualan bisa lebih laris. Tadi banyak yang foto-foto sambil jajan,” cerita seorang penjual wedang jahe di dekat persimpangan.

Rencananya, aksi serupa akan dilakukan secara bergilir di titik-titik strategis lain seperti Bundaran Gladag dan simpang Banjarsari menjelang pembukaan Piala Dunia pada Juni mendatang. Selain jersey Brasil, petugas juga akan mengenakan atribut tim-tim besar lain seperti Argentina, Jerman, hingga timnas Indonesia sebagai bentuk dukungan simbolis kepada skuat Garuda yang tengah berjuang di kancah internasional. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa euforia pesta sepak bola empat tahunan mampu menjangkau jantung kota melalui para penjaga lalu lintas yang penuh dedikasi. Demikian laporan Beritadua.com dari Solo, Jawa Tengah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User