SAMPANG — Relawan ABA IDi Foundation Dampingi Warga Urus KTP

Minimnya pemahaman prosedur birokrasi masih menjadi kendala bagi sebagian warga dalam mengakses layanan dasar administrasi kependudukan. Hal ini mendorong

Jul 08, 2026 - 17:34
0 0

Minimnya pemahaman prosedur birokrasi masih menjadi kendala bagi sebagian warga dalam mengakses layanan dasar administrasi kependudukan. Hal ini mendorong relawan ABA IDi Foundation turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pendampingan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di wilayah Sampang, Jawa Timur.

Kronologi Pendampingan Administrasi Kependudukan

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan secara bertahap dengan menyasar warga yang selama ini terkendala informasi dan akses terhadap layanan pencatatan sipil. Berikut tahapan kegiatan yang dilakukan:

  1. Identifikasi Warga – Relawan melakukan pendataan terhadap warga yang belum memiliki KTP atau dokumen kependudukan lainnya di beberapa titik pemukiman.
  2. Sosialisasi Prosedur – Penjelasan rinci mengenai persyaratan, alur pengurusan, dan instansi yang harus didatangi disampaikan secara langsung door-to-door.
  3. Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen – Relawan memeriksa kelengkapan berkas seperti Kartu Keluarga (KK), surat pengantar RT/RW, dan akta kelahiran yang dibutuhkan untuk penerbitan KTP.
  4. Pendampingan ke Instansi Terkait – Warga didampingi langsung menuju Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memproses permohonan KTP.
  5. Monitoring Pasca-Pengurusan – Relawan memantau progres penerbitan KTP hingga dokumen benar-benar diterima oleh warga.

Koordinator relawan ABA IDi Foundation menekankan bahwa masih cukup banyak ditemukan warga yang belum memiliki KTP. "Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan. Harapannya, warga yang belum memiliki KTP dapat segera mengurusnya sehingga memiliki identitas resmi yang dibutuhkan untuk mengakses berbagai layanan publik," ujarnya.

Respon Positif dan Dampak Program

Inisiatif ini menuai apresiasi dari warga yang sebelumnya merasa kebingungan dengan alur birokrasi. Salah seorang penerima manfaat mengaku kini jauh lebih paham setelah mendapatkan arahan langsung. Ia menyatakan bahwa sebelumnya, informasi yang simpang siur dan keterbatasan mobilitas menjadi hambatan utama.

ABA IDi Foundation merupakan organisasi sosial yang memiliki fokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang administrasi kependudukan, kesehatan, dan pendidikan. Program pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mengakses hak-hak dasar sebagai warga negara. Dengan memiliki KTP, warga dapat mengakses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, mendaftarkan anak ke sekolah, menerima bantuan sosial tepat sasaran, serta turut berpartisipasi dalam pemilu.

Diharapkan, praktik pendampingan serupa dapat direplikasi di daerah lain mengingat persoalan buta administrasi kependudukan masih menjadi tantangan di banyak wilayah, terutama di daerah pinggiran dan komunitas marginal. Kolaborasi antara organisasi masyarakat sipil dan pemerintah daerah dinilai krusial untuk mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan nasional.

Dengan hadirnya kegiatan ini, ABA IDi Foundation berharap semakin banyak warga yang tidak hanya sekadar memiliki KTP, tetapi juga memahami hak dan kewajibannya sebagai penduduk yang tercatat secara resmi dalam sistem administrasi negara. Hal ini pada akhirnya akan memperkuat basis data kependudukan yang akurat dan mendukung perencanaan pembangunan yang inklusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User