Presiden Prabowo Heran Warga Riuh Saat Teddy Disapa: Letkol Kok Disambut Kayak Gitu

Gorontalo – Suasana meriah mewarnai puncak acara Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026). Presiden Prabowo Subianto yang hadir un

Jul 07, 2026 - 23:56
0 0
Presiden Prabowo Heran Warga Riuh Saat Teddy Disapa: Letkol Kok Disambut Kayak Gitu

Gorontalo – Suasana meriah mewarnai puncak acara Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026). Presiden Prabowo Subianto yang hadir untuk memberikan pidato utama, sempat melemparkan candaan spontan yang mengundang gelak tawa ribuan peserta. Momen itu terjadi ketika Sekretaris Kabinet (Seskab), Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, mendapatkan sambutan luar biasa dari warga yang hadir.

Berdasarkan laporan media kami dari lokasi acara yang berlangsung di Sports Center Limboto, insiden bermula saat Presiden Prabowo satu per satu menyapa para pejabat dan tamu penting yang duduk di barisan depan. Ketika sesi penyapaan tersebut berlangsung, secara kompak warga mulai meneriakkan nama Teddy berulang kali. “Teddy, Teddy, Teddy!” seru mereka riuh, menginginkan agar Seskab yang kerap mendampingi Presiden itu juga ikut disapa secara khusus.

Menariknya, Prabowo yang mendengar teriakan tersebut justru menunjukkan ekspresi heran dan sedikit kebingungan. Dengan nada bercanda, orang nomor satu di Indonesia itu melontarkan celetukan yang langsung membikin suasana semakin hidup. “Letkol kok disambut kayak gitu?” ujar Prabowo sembari melempar senyum ke arah hadirin. Komentar itu sontak menuai tawa dan tepuk tangan meriah dari para petani dan nelayan yang memadati arena.

Sambutan Tak Terduga untuk Sang Seskab

Reaksi Presiden Prabowo ini menegaskan betapa figur Letkol Teddy Indra Wijaya begitu dikenal dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Gorontalo, khususnya kalangan petani dan nelayan yang hadir. Teddy, yang sejak awal menjabat sebagai Seskab selalu tampak mendampingi Presiden dalam berbagai agenda, rupanya telah mencuri perhatian publik.

Para peserta yang berasal dari berbagai penjuru daerah tersebut memandang Teddy bukan sekadar ajudan atau sekretaris kabinet biasa. Kehadirannya yang tenang namun sigap di sisi Presiden membuat namanya cepat akrab di telinga rakyat. Tak heran, meski berstatus perwira menengah TNI, sapaan hangat nan meriah layaknya menyambut seorang selebritas justru datang dari warga saat namanya disebut.

“Ini fenomena yang cukup langka, seorang sekretaris kabinet disambut bak idola. Tapi ini menunjukkan bahwa rakyat memang memperhatikan siapa saja yang bekerja di dekat Presiden,” ungkap salah seorang panitia acara yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui media kami di sela kegiatan.

Penas XVII: Ajang Silaturahmi Petani dan Nelayan Nasional

Penas Petani dan Nelayan XVII sendiri merupakan ajang tahunan yang menjadi wadah silaturahmi, diskusi, serta pameran inovasi pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia. Kehadiran Presiden Prabowo pada puncak acara ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor agraris dan maritim sebagai pilar ketahanan pangan nasional.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan sejak pagi hari, termasuk penyerahan bantuan alat pertanian, penghargaan bagi petani berprestasi, serta dialog langsung antara Presiden dan perwakilan kelompok tani. Meski demikian, momen canda Prabowo terhadap Teddy-lah yang tampaknya akan paling diingat oleh para peserta.

Hingga berita ini ditulis, suasana di GOR David-Tony masih berlangsung hangat dan penuh keakraban. Presiden Prabowo sendiri melanjutkan pidatonya dengan penuh semangat, mengajak seluruh petani dan nelayan untuk terus meningkatkan produktivitas demi mewujudkan Indonesia yang swasembada pangan. Sementara itu, Letkol Teddy Indra Wijaya tetap duduk tenang di kursinya, sesekali tersenyum menahan malu atas kejadian yang baru saja berlalu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User