Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Dilanjut Pagi Ini, Pakai Helikopter BNPB

Tim pemadam kebakaran (Damkar) kembali melanjutkan operasi pemadaman di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang terletak di Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (1/7/2026) pagi. Upaya

Jul 06, 2026 - 13:20
0 0
Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Dilanjut Pagi Ini, Pakai Helikopter BNPB

Tim pemadam kebakaran (Damkar) kembali melanjutkan operasi pemadaman di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang terletak di Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (1/7/2026) pagi. Upaya penanggulangan yang sempat terkendala pada hari sebelumnya ini kini mendapatkan dukungan tambahan dari udara melalui pengerahan armada helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Berdasarkan laporan yang dihimpun tim Beritadua.com di lapangan, proses pemadaman pagi ini sudah dimulai sejak dini hari. Petugas Damkar Kabupaten Tangerang melalui sambungan komunikasi membenarkan bahwa operasi masih berjalan intensif. "Masih, dilanjutkan pagi ini," ujar petugas Damkar Kabupaten Tangerang saat dimintai keterangan oleh media kami pada pukul 07.03 WIB.

Dalam keterangannya, pihak Damkar menyatakan bahwa kekuatan armada darat yang dikerahkan relatif tidak berubah dari upaya sebelumnya, yaitu tetap berjumlah 10 unit mobil pemadam. Namun, fokus utama pagi ini adalah memaksimalkan efektivitas pengeboman air dari udara guna menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh regu darat akibat struktur tumpukan sampah yang labil dan gas metana yang berpotensi membahayakan.

Strategi Water Bombing untuk Titik Api Dalam

Keterlibatan BNPB dengan mengerahkan helikopter water bombing menjadi game changer dalam penanganan kebakaran kali ini. Sumber-sumber di lapangan menjelaskan bahwa angin yang cukup kencang serta asap tebal menjadi tantangan utama bagi pilot helikopter dalam melakukan manuver pengeboman. Helikopter tersebut dijadwalkan akan mengambil titik tampung air dari sumber-sumber terdekat untuk kemudian menyiramkannya ke pusat-pusat kebakaran yang tersebar di beberapa zona TPA.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin ini sendiri telah berlangsung selama beberapa hari terakhir, menyebabkan polusi asap pekat yang mengganggu mobilitas warga di sekitar Kecamatan Mauk dan wilayah sekitarnya. Dampak asap bahkan dilaporkan sempat mengurangi jarak pandang di beberapa ruas jalan provinsi yang melintas dekat area TPA. Dengan adanya bantuan helikopter ini, pemerintah daerah berharap titik api utama dapat segera dilumpuhkan agar kualitas udara kembali normal.

"Kita upayakan dari udara untuk memblokir laju api ke area lain. Kondisi tumpukan sampah di bagian dalam sangat mudah terbakar, jadi sinergi dengan BNPB sangat krusial,"

Hingga berita ini diturunkan, tim Beritadua.com masih memantau perkembangan situasi terkini di sekitar zona TPA Jatiwaringin. Proses pendinginan diperkirakan akan berlangsung seharian penuh mengingat kedalaman titik api yang berada di lapisan bawah tumpukan sampah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User