Pasokan Batu Bara PLN Terjamin, 141 Juta Metrik Ton Sudah Diamankan

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa kondisi pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PT PLN (Persero) saat ini berada dalam posisi yang cukup

Jul 08, 2026 - 06:10
0 0
Pasokan Batu Bara PLN Terjamin, 141 Juta Metrik Ton Sudah Diamankan

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa kondisi pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PT PLN (Persero) saat ini berada dalam posisi yang cukup aman. Dari total kebutuhan tahunan yang mencapai 154 juta metrik ton (MT), sebanyak 141 juta MT telah berhasil diamankan.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia dalam keterangannya yang diterima media kami, Beritadua.com, pada akhir pekan ini. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah strategis telah diambil untuk menjaga keandalan pasokan energi primer nasional.

"Kami sempat menerapkan kebijakan penahanan sementara terhadap ekspor batu bara. Ini merupakan langkah yang diperlukan untuk memastikan ketersediaan batu bara dengan spesifikasi nilai kalori yang sesuai dengan kebutuhan operasional pembangkit listrik milik PLN," ungkap Dwi Anggia kepada Beritadua.com.

Prioritas Kebutuhan Dalam Negeri

Kebijakan penahanan ekspor tersebut, menurut laporan yang dihimpun Beritadua.com, bukanlah langkah permanen. Volume ekspor yang sempat ditahan akan disesuaikan secara dinamis mengikuti perkembangan kebutuhan operasional PLN di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tetap membuka ruang bagi aktivitas ekspor setelah kepentingan dalam negeri terpenuhi.

Dwi Anggia menambahkan bahwa Kementerian ESDM secara konsisten memprioritaskan pemenuhan batu bara untuk kelistrikan domestik. Pasalnya, batu bara merupakan sumber energi vital yang menyokong lebih dari 60 persen pembangkit listrik di Indonesia. Gangguan sekecil apa pun pada rantai pasok dapat berdampak luas terhadap stabilitas pasokan listrik nasional.

"Volume yang ditahan itu tidak bersifat statis. Kami terus berkoordinasi dengan PLN untuk menghitung kebutuhan riil di lapangan. Setelah kuota untuk dalam negeri dipastikan aman, baru kemudian ekspor dapat dilanjutkan sesuai porsinya," jelasnya.

Stok Menjelang Akhir Tahun

Dengan posisi kontrak dan stok yang sudah mencapai 141 juta MT, PLN hanya perlu mengamankan sekitar 13 juta MT lagi untuk memenuhi total kebutuhan tahun ini. Angka tersebut dinilai realistis untuk dicapai mengingat masih adanya sisa waktu dalam tahun berjalan dan terus beroperasinya tambang-tambang pemasok utama.

Sebagai informasi tambahan, kewajiban pemenuhan pasokan batu bara untuk dalam negeri atau yang dikenal dengan istilah Domestic Market Obligation (DMO) mewajibkan setiap perusahaan tambang untuk mengalokasikan minimal 25 persen dari total produksinya kepada PLN dengan harga khusus. Mekanisme inilah yang menjadi tulang punggung jaminan pasokan energi primer untuk listrik Tanah Air.

Beritadua.com mencatat, isu kelangkaan batu bara untuk sektor kelistrikan kerap mencuat di masa-masa sebelumnya, terutama saat harga komoditas global melambung dan para eksportir lebih memilih menjual ke luar negeri. Namun dengan langkah antisipatif Kementerian ESDM kali ini, diharapkan tidak ada lagi drama pemadaman listrik akibat krisis energi primer.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User