Mentan Beberkan Strategi Antisipatif Hadapi Ancaman El Nino 2026

Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mengakselerasi program pompanisasi sebagai langkah mitigasi primer dalam menghadapi potensi fenomena El Nino yang diproyeksikan terjadi pada tahun 2026. D

Jul 08, 2026 - 06:02
0 0
Mentan Beberkan Strategi Antisipatif Hadapi Ancaman El Nino 2026

Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mengakselerasi program pompanisasi sebagai langkah mitigasi primer dalam menghadapi potensi fenomena El Nino yang diproyeksikan terjadi pada tahun 2026. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa El Nino tahun depan berada pada kategori lemah hingga moderat. Meski demikian, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Kementan telah menyiapkan jurus strategis untuk memastikan sektor produksi pangan nasional tetap terjaga.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Mentan Amran menyatakan bahwa jajarannya memilih untuk tidak menunggu dampak kekeringan meluas sebelum bertindak. Ia merujuk pada pengalaman menghadapi El Nino pada tahun-tahun sebelumnya sebagai pelajaran berharga bahwa respons dini merupakan kunci penyelamatan musim tanam petani. Kementan, menurutnya, telah memetakan berbagai risiko dan menyiapkan serangkaian intervensi teknis yang langsung menyasar ketersediaan air di lahan pertanian.

Pompanisasi sebagai Tulang Punggung Mitigasi

Langkah antisipatif ini diterjemahkan melalui gerakan pompanisasi yang dipercepat. Program tersebut dirancang untuk memastikan suplai air irigasi tetap mengalir ke lahan-lahan pertanian meskipun curah hujan mulai berkurang akibat anomali iklim. Dengan pompanisasi, sumber-sumber air permukaan dan air tanah dioptimalkan untuk mencegah kegagalan tanam.

"Kita harus bergerak sebelum kekeringan meluas. Jangan sampai petani kehilangan musim tanam. Karena itu kami mempercepat berbagai langkah mitigasi, salah satunya melalui gerakan pompanisasi agar air tetap tersedia dan produksi pangan tetap aman," tegas Amran dalam keterangan resmi yang diterima Beritadua.com, Jumat (3/7/2026).

Pendekatan preventif ini diharapkan tidak hanya melindungi produktivitas pangan tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi para petani di tengah ancaman perubahan iklim. Kementan berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan data meteorologi dan menyesuaikan strategi teknis di lapangan seiring dengan dinamika prediksi El Nino yang mungkin berubah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User