Jenderal TNI-Polri Turun ke Gang Sempit Tanah Abang, Ajak Warga Jaga Ibu Kota Tanpa Sekat Protokol
Jakarta – Suasana di Jalan Martapura IV, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mendadak ramai oleh kehadiran dua perwira tinggi pada Sabtu (27/6/2026). Wakapolda Metro Jaya Brigjen De
Jakarta – Suasana di Jalan Martapura IV, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mendadak ramai oleh kehadiran dua perwira tinggi pada Sabtu (27/6/2026). Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono bersama Aster Kodam Jaya blusukan ke permukiman padat penduduk dalam kegiatan bertajuk Jaga Jakarta on the Spot. Kehadiran mereka bukan untuk inspeksi mendadak, melainkan untuk duduk semeja dengan warga di warung kopi, mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat terkait keamanan Ibu Kota.
Berdasarkan laporan media kami di lapangan, kegiatan ini digelar di dua titik, yakni di sekitar Jalan Martapura IV RW 03 dan Balai Warga RW 02. Tidak ada panggung megah atau barisan pasukan yang kaku. Kedua jenderal justru memilih posisi lesehan di warung milik Pak Sutrisno, seorang warga setempat. Momen tersebut langsung mencairkan suasana dan menghilangkan jarak antara petinggi keamanan dengan rakyat biasa.
Dalam dialog hangat itu, Brigjen Dekananto menekankan bahwa Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi nasional membutuhkan stabilitas yang tidak bisa hanya ditopang oleh aparat. Ia meminta warga, khususnya di wilayah rawan seperti Tanah Abang, untuk menjadi "mata dan telinga" bagi kepolisian serta TNI.
Sinergi TNI-Polri Diapresiasi Warga
Warga tampak antusias menyambut pendekatan persuasif ini. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku baru pertama kali melihat jenderal bintang satu mau berpanas-panasan di gang sempit sambil menyantap gorengan. Ia menilai, cara seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan patroli bersenjata lengkap yang kerap menimbulkan jarak psikologis bagi masyarakat kecil.
Pihak Kodam Jaya melalui Aster Kodam Jaya menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan teritorial. TNI, khususnya Angkatan Darat, memiliki tanggung jawab untuk membantu kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat, terutama dalam mengantisipasi potensi konflik sosial di wilayah urban.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa terlindungi, bukan hanya oleh polisi, tetapi juga oleh TNI. Proaktif warga melaporkan hal mencurigakan adalah kunci utama,” ujar Brigjen Dekananto Eko Purwono di sela-sela dialog yang diselingi canda tawa itu.
Kegiatan Jaga Jakarta on the Spot ini diharapkan menjadi program rutin yang tidak hanya menyasar pusat bisnis besar, tetapi juga menyentuh gang-gang kecil. Dengan pendekatan tanpa sekat protokol seperti yang dilakukan di Warung Bang Sutrisno, diharapkan tingkat kepercayaan publik terhadap sinergi TNI-Polri di wilayah hukum Polda Metro Jaya semakin meningkat.
Comments (0)