Jaringan Irigasi Air Tanah Jadi Andalan Petani Bandung Barat Amankan Produksi Pangan

Kabupaten Bandung Barat - Upaya menjaga stabilitas produksi pangan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menunjukkan hasil positif. Para petani kini memanfaatkan jaringan irigasi air tanah (JIAT) se

Jul 08, 2026 - 06:05
0 0
Jaringan Irigasi Air Tanah Jadi Andalan Petani Bandung Barat Amankan Produksi Pangan

Kabupaten Bandung Barat - Upaya menjaga stabilitas produksi pangan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menunjukkan hasil positif. Para petani kini memanfaatkan jaringan irigasi air tanah (JIAT) sebagai solusi cerdas untuk memastikan pasokan air ke areal persawahan tetap mengalir deras di sepanjang musim tanam. Keberadaan infrastruktur ini menjadi penopang utama di tengah tantangan ketidakpastian iklim yang kerap mengancam sektor pertanian.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami di lapangan, sistem JIAT ini menjadi jawaban atas keluhan klasik petani terkait kekurangan air saat musim kemarau. Tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan atau irigasi permukaan yang mudah surut, jaringan sumur bor ini memompa air langsung dari lapisan akuifer dalam untuk kemudian didistribusikan melalui pipa-pipa menuju petak sawah warga.

"Dulu waktu belum ada jaringan ini, kami hanya bisa pasrah kalau kemarau panjang tiba. Sawah dibiarkan kosong karena tidak ada air. Sekarang kondisinya sudah sangat berbeda. Sumur bor dari pemerintah ini benar-benar menjadi penyelamat, sawah kami bisa ditanami padi terus sepanjang tahun," ujar seorang petani di wilayah KBB kepada media kami, Jumat lalu.

Pemanfaatan irigasi air tanah ini merupakan salah satu program strategis nasional untuk menggenjot produktivitas pertanian. Dengan pasokan air yang konsisten, para petani mampu meningkatkan indeks pertanaman dan memaksimalkan potensi lahan. Lahan-lahan yang sebelumnya hanya bisa ditanami satu kali dalam setahun, kini mampu menjalani dua hingga tiga kali siklus tanam. Dampaknya, volume produksi gabah di wilayah ini mengalami peningkatan yang cukup berarti.

Pemerintah pusat melalui kementerian terkait terus menunjukkan komitmennya dengan memperkuat dan memperluas cakupan jaringan irigasi air tanah di KBB. Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik berupa pengeboran sumur dan pemasangan instalasi pipa, tetapi juga pendampingan teknis kepada para kelompok tani penerima manfaat. Langkah ini bertujuan agar pengelolaan air dapat dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat setempat.

"Memperkuat jaringan irigasi air tanah adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan. Infrastruktur ini kami bangun agar petani tidak lagi kewalahan menghadapi kekeringan. Kami ingin memastikan bahwa air, sebagai syarat mutlak bertani, tersedia kapan pun petani membutuhkannya," jelas seorang pejabat otoritas terkait dalam keterangan resminya.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan semangat gotong royong warga. Para petani dibekali pelatihan khusus mengenai cara mengoperasikan dan merawat mesin pompa serta mengelola distribusi air secara adil. Inovasi ini diharapkan menjadi model percontohan yang bisa direplikasi di berbagai daerah lain dengan karakteristik geografis serupa, demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional dari tingkat akar rumput.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Editor Ekonomi. Editor analisis pasar dan bisnis.

Comments (0)

User