Jalan Assirot Jakarta Barat Amblas Sedalam Dua Meter, Proyek Galian Jadi Sorotan
Warga Jakarta Barat digegerkan oleh insiden amblasnya permukaan jalan di Jalan Assirot, tepatnya di kawasan Kebon Jeruk. Video yang merekam kondisi lubang menganga dengan kedalaman signifikan tersebu
Warga Jakarta Barat digegerkan oleh insiden amblasnya permukaan jalan di Jalan Assirot, tepatnya di kawasan Kebon Jeruk. Video yang merekam kondisi lubang menganga dengan kedalaman signifikan tersebut langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial pada Selasa (7/7/2026). Berdasarkan laporan yang diterima media kami, titik amblas hanya menyisakan satu lajur kendaraan saja sehingga memicu kemacetan sekaligus kekhawatiran keselamatan pengguna jalan. Tim di lapangan langsung dikerahkan oleh dinas terkait guna melakukan penanganan darurat dan investigasi penyebab utama kerusakan infrastruktur ini.
Pantauan tim media kami di lokasi pada pukul 13.00 WIB menunjukkan bahwa aktivitas perbaikan berjalan intensif. Para petugas tidak hanya menambal permukaan yang berlubang, melainkan terpaksa memperbesar diameter galian hingga mencapai sekitar 5 meter. Langkah ini diambil untuk memastikan struktur fondasi tanah di bawah aspal benar-benar stabil dan tidak memicu amblesan susulan. Suara alat berat dan lalu-lalang pekerja kontruksi turut mewarnai suasana di jalan yang biasanya ramai dilalui kendaraan pribadi tersebut. Hingga saat ini, lubang besar itu masih dipasangi garis pembatas dan penghalang agar kendaraan tidak mendekat selama proses pengerjaan darurat.
Kesaksian dan Dugaan Awal Penyebab Amblesnya Jalan
Video viral yang sempat beredar di grup-grup percakapan warga menyertakan narasi yang cukup mencolok. Disebutkan bahwa di lokasi yang kini amblas, sebelumnya memang baru saja dilaksanakan proyek pengerjaan galian. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih fokus pada penutupan lubang terlebih dahulu sembari mengumpulkan data terkait durasi dan jenis galian yang sempat dilakukan di bawah permukaan Jalan Assirot. Pengakuan warga sekitar yang dihimpun media kami mengonfirmasi bahwa dalam beberapa hari terakhir memang terlihat penurunan permukaan aspal secara bertahap sebelum akhirnya jebol sepenuhnya.
“Dalam video viral yang beredar, dinarasikan bahwa di Jalan Assirot sempat terdapat beberapa pekerjaan galian sebelum insiden ambles ini terjadi. Warga berharap evaluasi dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di lingkungan padat penduduk ini,” demikian isi narasi yang banyak dibagikan warganet.
Hingga sore hari, proses rekonstruksi masih terus berlanjut. Petugas di lokasi memastikan bahwa penanganan dilakukan dengan metode pemadatan berlapis untuk menghindari terbentuknya rongga udara di bawah aspal baru nantinya.
Comments (0)