Hujan Deras Picu Banjir Parah di Accra, Ghana, Ribuan Warga Terdampak
Hujan deras yang mengguyur kawasan Accra, ibu kota Ghana, sejak Selasa malam (15/4) memicu banjir parah di sejumlah permukiman padat penduduk. Berdasarkan laporan Beritadua.com dari otoritas setempat
Hujan deras yang mengguyur kawasan Accra, ibu kota Ghana, sejak Selasa malam (15/4) memicu banjir parah di sejumlah permukiman padat penduduk. Berdasarkan laporan Beritadua.com dari otoritas setempat, curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat membuat sistem drainase kota tidak mampu menampung luapan air. Akibatnya, genangan air setinggi atap rumah dilaporkan terjadi di beberapa titik, memaksa ribuan warga menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Tim penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional Ghana (NADMO) dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah dan di atas kendaraan yang terendam.
Kawasan Terparah dan Upaya Evakuasi
Distrik seperti Adabraka, Odawna, dan Alajo menjadi wilayah yang paling parah terdampak. Sejumlah warga setempat mengaku kaget dengan ketinggian air yang dengan cepat mencapai lebih dari satu meter. “Air masuk begitu cepat, kami hanya sempat menyelamatkan dokumen penting dan anak-anak,” ujar salah seorang korban yang berhasil dievakuasi ke posko darurat. Tim NADMO menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang terisolasi. Hingga Rabu pagi, setidaknya 2.000 orang telah dipindahkan ke pusat-pusat pengungsian yang tersebar di empat sekolah dasar dan gedung pertemuan umum.
“Kami belum bisa memastikan jumlah korban jiwa, tetapi prioritas utama adalah memindahkan warga dari zona bahaya dan menyediakan bantuan dasar seperti makanan dan selimut,” kata Komandan NADMO untuk wilayah Greater Accra, George Ayisi, dalam keterangan pers yang dikutip media kami.
Infrastruktur dan Ancaman Longsor
Banjir kali ini kembali membuka kelemahan tata kota Accra yang kerap dilanda genangan setiap musim hujan. Banyak saluran air yang tersumbat sampah dan konstruksi liar di bantaran sungai memperparah situasi. Pantauan Beritadua.com di lapangan, beberapa jembatan penghubung antar-kelurahan nyaris ambrol akibat terjangan air. Selain banjir, hujan deras juga memicu longsor di perbukitan pinggiran kota, meski belum ada laporan kerusakan serius. Jaringan listrik di sebagian distrik terpaksa dipadamkan untuk mencegah risiko sengatan listrik.
Respons Pemerintah dan Prognosa Cuaca
Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan memerintahkan kementerian terkait segera menyalurkan bantuan tanggap darurat. “Kami sedang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar,” ucapnya melalui akun media sosial resmi. Sementara itu, Badan Meteorologi Ghana (GMet) memperingatkan bahwa hujan berintensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi mengguyur wilayah pesisir selatan Ghana, termasuk Accra, dalam dua hari ke depan. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan air yang tidak wajar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah kerugian materiel. Namun, para relawan dan aparat masih berjibaku di titik-titik genangan untuk memastikan tidak ada lagi warga yang terperangkap. Banjir besar ini menjadi yang ketiga kali dalam dua tahun terakhir yang melumpuhkan aktivitas ibu kota Ghana tersebut.
Comments (0)